Pemkab Banyumas Akan Buka Aduan Khusus Pasien Isoman

- Kamis, 22 Juli 2021 | 12:08 WIB
PAKET ISOMAN: Paket vitamin dan obat disiapkan untuk dibagikan pada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), di Pendapa Si Panji Purwokerto, Kamis (22/7/2021). (SM/Dian Aprilianingrum)  (Dian Aprilianingrum)
PAKET ISOMAN: Paket vitamin dan obat disiapkan untuk dibagikan pada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), di Pendapa Si Panji Purwokerto, Kamis (22/7/2021). (SM/Dian Aprilianingrum) (Dian Aprilianingrum)


PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas akan membuka kanal aduan khusus bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Nomor telepon aduan ini, dapat dimanfaatkan untuk berkonsultasi bila terjadi masalah atau untuk meminta obat maupun vitamin.

"Nanti kita akan buka pengaduan khusus untuk isoman. Jadi kalau isoman ada masalah bisa telepon ke tempat pengaduan. Ya bisa (untuk minta obat)," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, usai menerima bantuan paket obat gratis dari pemerintah di Pendapa Si Panji Purwokerto, Banyumas, Kamis (22/7/2021).

Baca JugaBantuan Paket Obat Gratis Pasien Isoman Tiba di Banyumas, Disalurkan Lewat Puskesmas

Dia mengatakan, pihaknya tetap akan menyediakan pasokan obat untuk pasien isoman.

Meski saat ini Pemkab Banyumas sudah menerima paket obat gratis dari Presiden Joko Widodo.

Adapun bantuan paket obat gratis untuk pasien Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan yang sedang menjalani isoman sudah tiba sebanyak 450 paket obat gratis secara simbolis, pada Kamis pagi. Rencananya, Banyumas akan mendapatkan 3.000 paket lagi.

"Ini baru simbolis, yang betul-betul bantuan 3.000 paket obat gratis itu nanti sambil berjalan menyusul," ujar Husein.

Baca JugaObat Gratis untuk Pasien Covid-19 Segera Dibagikan, Ganjar: Ayo yang Isolasi Mandiri Segera Lapor!

Menurutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan oleh aparat TNI yang bekerja sama dengan puskesmas setempat secepatnya.

Ketua DPRD Banyumas, dr Budhi Setiawan menjelaskan, ketiga paket obat gratis ini akan disalurkan bagi warga prasejahtera.

Kendati demikian, pemerintah daerah tidak akan bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat. Sebab, selama kasus penularan Covid-19 masih tinggi maka pasien terus bertambah.

"Nanti ada obat yang disediakan ada yang di Pemda, di (puskesmas) kecamatan juga ada," ujarnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

PEN Sektor Wisata Untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

Selasa, 21 September 2021 | 17:56 WIB

Polresta Banyumas Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2021

Selasa, 21 September 2021 | 04:46 WIB

Doa Turun Hujan untuk Mensyukuri Nikmat Allah

Selasa, 14 September 2021 | 10:34 WIB
X