Bantuan Paket Obat Gratis Pasien Isoman Tiba di Banyumas, Disalurkan Lewat Puskesmas

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:48 WIB
PAKET ISOMAN: Paket vitamin dan obat disiapkan untuk dibagikan pada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), di Pendapa Si Panji Purwokerto, Kamis (22/7/2021). (SM/Dian Aprilianingrum) (Dian Aprilianingrum)
PAKET ISOMAN: Paket vitamin dan obat disiapkan untuk dibagikan pada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), di Pendapa Si Panji Purwokerto, Kamis (22/7/2021). (SM/Dian Aprilianingrum) (Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Bantuan paket obat gratis untuk pasien Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) mulai didistribusikan di Banyumas.

Pada tahap awal, pemerintah setempat menerima 450 paket obat gratis secara simbolis.

"Ini baru simbolis, yang betul-betul bantuan 3.000 paket obat gratis itu nanti sambil berjalan," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein saat serah terima bantuan paket obat gratis dari pemerintah pusat di Pendapa Si Panji Purwokerto, Banyumas, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan oleh aparat TNI yang bekerja sama dengan puskesmas setempat secepatnya. 

Baca JugaWakil Ketua MPR: Paket Obat Gratis Harus Tepat Sasaran

Sementara itu, Ketua DPRD Banyumas, dr Budhi Setiawan menjelaskan, bantuan tersebut ada tiga paket.

Paket 1 dengan dus berwarna biru terdiri dari berbagai vitamin yang dibutuhkan oleh warga dengan hasil PCR positif namun tidak memiliki gejala Covid-19 alias orang tanpa gejala (OTG).

Paket 2 dengan dus berwarna kuning untuk pasien isoman yang memiliki keluhan panas dan kehilangan penciuman disertai dengan hasil tes PCR positif.

Paket kedua berisi vitamin dan obat, untuk mendapatkannya masyarakat harus berkonsultasi dan memiliki resep dokter khususnya dari puskesmas.

Baca JugaObat Gratis untuk Pasien Covid-19 Segera Dibagikan, Ganjar: Ayo yang Isolasi Mandiri Segera Lapor!

Sementara paket 3 dengan dus berwarna oranye berisi obat dan vitamin, penggunaannya harus dengan konsultasi serta resep dari dokter.

Perbedaannya, bantuan ini ditujukan bagi pasien isoman dengan hasil PCR positif yang mengalami keluhan panas dan batuk kering.

"Intinya, paket ini ada vitamin, zinc, paracetamol, obat batuk, antivirus dan antibiotik. Jadi kalau untuk pasien yang gejala berat, semuanya ada," ujarnya.

Dia mengatakan, meski paket obat gratis tersebut sudah tiba, pemerintah daerah tidak akan bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat.

Baca JugaMenkeu Diminta Siapkan 2 Juta Paket Obat untuk Rakyat, Jokowi: Kan Tidak Mahal, Asal Rakyat Tenang

Kasus Covid-19, kata dia, bila penularan masih tinggi maka pasien terus bertambah. Pihaknya tidak menghendaki proses pengobatan terputus.

"Kami akan siapkan obatnya. Setiap hari harus dipantau terus jumlah kasus yang baru. Ini akan dipantau oleh bidan dan kader Satgas yang ada di desa. Harapan kami tidak ada yang terlewatkan. Nanti, dari puskesmas, RT/RW juga harus proaktif mencari kasus yang positif tapi tidak melapor, karena yang berobat di RS swasta jumlahnya tidak sedikit," ujarnya.

Dia menandaskan, Pemkab Banyumas akan menyediakan obat gratis bagi seluruh warga yang sedang melakukan isolasi mandiri. Pihaknya tidak akan menunggu bantuan obat gratis dari pusat.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

PEN Sektor Wisata Untuk Dongkrak Pendapatan Daerah

Selasa, 21 September 2021 | 17:56 WIB

Polresta Banyumas Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2021

Selasa, 21 September 2021 | 04:46 WIB

Doa Turun Hujan untuk Mensyukuri Nikmat Allah

Selasa, 14 September 2021 | 10:34 WIB
X