Purbalingga Bentuk TIm Pemakaman Jenazah Covid-19 Tiap Desa

- Kamis, 22 Juli 2021 | 08:57 WIB
Tim Pemakaman Covid-19 BPBD Purbalingga saat melaksanakan pemakaman jenazah Covid-19 beberapa waktu lalu.  (Ryan Rachman)
Tim Pemakaman Covid-19 BPBD Purbalingga saat melaksanakan pemakaman jenazah Covid-19 beberapa waktu lalu. (Ryan Rachman)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com – Meningkatkan lonjakan kasus kematian akibat Covid-19, mendorong Pemkab Purbalingga membentuk tim pemakaman jenazah Covid-19 di tiap desa. 

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan hal ini dilaksanakan karena petugas itu di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga cukup terbatas

Sementara angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Purbalingga cukup tinggi.

"Angkanya menunjukan rata-rata 15 hingga 20 orang per hari," jelasnya.

Baca Juga: Belum Lama Menikah, Pengantin di Purbalingga Berulah, Mencuri Demi Bayar Utang Kawinan

Bahkan, beberapa hari yang lalu terhitung 30 orang warga Purbalingga meninggal dunia.

Hal ini membuat tim pemakaman jenazah Covid 19 BPBD Purbalingga mengalami kewalahan karena tenaganya pun terbatas.

“Mencermati banyaknya angka kematian karena Covid-19, tentu saja BPBD kewalahan saat ini, tenaganya sangat-sangat terbatas,” ucap Bupati Tiwi yang juga Ketua Tim Satgas Covid-19 Purbalingga, Rabu (21/7/2021).

Oleh karenanya, lanjut Bupati Tiwi, pihaknya akan mendorong setiap desa memiliki tim pemakaman jenazah Covid-19.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X