Orang Tua Minta Sosialisasi PJAS Sehat Diintensifkan

- Sabtu, 3 September 2022 | 11:52 WIB
SISWA MI Maarif NU 1 Kranggan Pekuncen saat makan bekal bersama di Satu Hari Tanpa Jajan Jumat 2 September 2022.(SM Banyumas/dok)
SISWA MI Maarif NU 1 Kranggan Pekuncen saat makan bekal bersama di Satu Hari Tanpa Jajan Jumat 2 September 2022.(SM Banyumas/dok)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Untuk mengantisipasi kejadian keracunan atau dampak negatif makanan tak sehat, orang tua dan guru sejumlah sekolah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas mengintensifkan kembali sosialisasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang sehat ke sekolah atau madrasah.

Sebelumnya diberitakan tiga siswa MI Ma'arif NU 2 Karangklesem Kecamatan Pekuncen diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi sirup spray.

Meskipun proses penelitian dari sampel jajanan ini masih dalam penelitian laboratorium, namun kejadian ini menjadi perhatian warga di sekitarnya.

Baca Juga: Manga One Piece: Inilah Lima Kesepuhan Gorosei di Dunia Nyata

Warga Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Wibowo mengatakan dinas terkait perlu turun untuk memastikan agar PJAS yang beredar di sekolah atau madrasah bisa aman dan sehat konsumsi.

Pasalnya orang tua dan guru tentunya tidak punya kapasitas untuk meneliti kandungan bahan tambahan pangan (BTP) yang ada di PJAS.

"Kami berharap ada sosialisasi tentang jajanan sehat sangat diperlukan bagi anak sekolah, orang tua dan tentunya para pedagang sebagai penyedia jajanan," jelasnya.

Baca Juga: Ribuan Lampion Hiasi Langit Malam Dieng

Orang tua siswa asal Pekuncen, Rakhmawati mengatakan hingga saat ini peredaran PJAS di sekolah atau madrasah terbilang cukup banyak bentuk dan jenisnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X