Disusun Enam Bulan, Buku Sejarah Pengawas Pemilu di Banyumas dari Tahun 2004 Diluncurkan

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:23 WIB
PENYERAHAN SIMBOLIS: Ketua Bawaslu Banyumas , Miftahudin menyerahkan secara simbolis buku Sejarah Pengawas Pemilu di Banyumas kepada Ketua KPU Imam Arief Setiadi, usai peluncuran dan bedah buku, Jumat 12 Agustus 2022. (SM-Banyumas-Agus Wahyudi-)
PENYERAHAN SIMBOLIS: Ketua Bawaslu Banyumas , Miftahudin menyerahkan secara simbolis buku Sejarah Pengawas Pemilu di Banyumas kepada Ketua KPU Imam Arief Setiadi, usai peluncuran dan bedah buku, Jumat 12 Agustus 2022. (SM-Banyumas-Agus Wahyudi-)

PURWOKERTO,suaramerdeka-banyumas.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banyumas meluncurkan Buku Sejarah Pengawas Pemilu di Banyumas, Jumat 12 Agustus 2022. Buku tersebut disusun dalam waktu enam sejak Januari 2022 lalu.

Buku yang berisikan sejarah penyelenggaraan pemilu dan kiprah pengawas pemilu di
Kabupaten Banyumas mulai periode 2004 sampai periode sekarang, kemudian dibedah oleh Ketua Panwaslu periode 2004, Ahmad Rofik dan pengamat politik FISIP Unsoed, Ahmad Sabiq.

Ketua Bawaslu Banyumas, Miftahudin mengatakan, buku ini merupakan wujud
kepedulian lembaganya terhadap kerja-kerja dan dedikasi pengawas pemilu dalam
mengawal demokrasi.

Baca Juga: Disusun Enam Bulan, Buku Sejarah Pengawas Pemilu di Banyumas dari Tahun 2004 Diluncurkan

"Buku ini mencakup kegiatan pengawasan dari Pemilu 2004 sampai Pemilu 2019,"
jelas Miftah.

Menurutnya, perjalanan pengawas pemilu mengawal demokrasi menjadi penting untuk
ditulis dan didokumentasikan, mengingat setiap periodenya mengalami dinamika yang
berbeda-beda. Dari regulasi, tingkat kesulitan, tantangan dan situasi politk yang
berbeda.

"Harapannya, buku ini menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi pengawas pemilu di
masa yang akan datang. Sekaligus menjadi bagian literasi untuk peningkatan
demokrasi di Banyumas," katanya.

Baca Juga: Chico Dipastikan Andil di Kejuaraan Dunia 2022

Melalui buku ini, lanjut dia, masyarakat juga bisa mengetahui peran-peran penting dari penagwas dalam kontek kepemiluan. Targetnya masyarakat menjadi apresiatif dan
tergerak menjadi bagian pengawas penilu.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tronton Mogok, Jalur Pekuncen-Paguyangan Tersendat

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:53 WIB

BPBD Banyumas Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Senin, 5 Desember 2022 | 17:45 WIB

Stand Baju Murah Baksos KKPAI Diserbu Warga

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:13 WIB

BPBD Terus Dorong Masyarakat Pahami Konsep Mitigasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:37 WIB

Jembatan Lopasir Penghubung Adisara-Karanglewas Longsor

Minggu, 27 November 2022 | 05:59 WIB
X