Purbalingga Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Organik Ke Malaysia

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:32 WIB
EKSPOR: Bupati melepas truk pengangkut gula kelapa organik yang diekspor ke Malaysia. (SM/Arief Noegroho)
EKSPOR: Bupati melepas truk pengangkut gula kelapa organik yang diekspor ke Malaysia. (SM/Arief Noegroho)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com-Kabupaten Purbalingga melalui CV Bunga Palm Purbalingga yang berkolaborasi dengan CV Maras Bekasi mengekspor 20 ton gula kelapa organik berbentuk coconut sugar block ke Malaysia.

Armada ekspor dilepas secara simbolis oleh Bupati Dyah Hayuning Pratiwi didampingi Kepala Dinperindag dan Dinpertan, di halaman Pendopo Dipokusumo, Rabu 10 Agustus 2022.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap ekspor ini menjadi penyemangat bagi eksportir lain di Purbalingga.

Baca Juga: Profil Dream Theater, Band Metal Asal Amerika yang Konser Malam Ini di Solo

Hal ini sekaligus menunjukan bahwa ekonomi Purbalingga kembali menggeliat saat pandemi Covid-19 melandai.

"Tentunya dengan pandemi Covid-19 yang mulai melandai kita bersyukur karena demand-demand gula kelapa organik ini mulai banyak dari berbagai negara," kata Bupati.

Gula kelapa organik yang diekspor kali ini sejumlah 20 ton atau senilai kurang lebih Rp 500 juta, seluruhnya diambil dari penderes di Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari.

Baca Juga: Inilah Tiga Karakter di One Piece yang Berubah Good Looking Usai Dihajar Lawan

Bupati berharap ke depan akan ada keberlanjutan dan diikuti permintaan-permintaan selanjutnya.

Kegiatan ekspor seperti ini menurutnya harus terus didorong karena keuntungannya juga akan ikut dirasakan para penderes.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Beras Mencukupi hingga Akhir Tahun

Jumat, 25 November 2022 | 06:15 WIB

BPJamsostek Sasar Pekerja Jasa Kontruksi

Kamis, 17 November 2022 | 11:58 WIB

BRI Borong Tiga Penghargaan Jambore PR Indonesia

Minggu, 13 November 2022 | 17:45 WIB
X