Polemik RUU KUHP, Pakar Hukum Unsoed: Pemidanaan Tingi Pelaku Korupsi Dibutuhkan Untuk Efek Jera

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:35 WIB
Mahasiswa Cirebon dan polisi saling dorong dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Cirebon menolak RKUHP.(SM Banyumas/Dok) (Kabar Cirebon)
Mahasiswa Cirebon dan polisi saling dorong dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Cirebon menolak RKUHP.(SM Banyumas/Dok) (Kabar Cirebon)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Pemidanaan terhadao para koruptor di Indonesia saat ini dinilai masih rendah.

Karena itu, pelaksanaan tindak pidana korupsi (tipikor), negara masih membutuhkan peraturan yang tegas.

"Sebagaimana diketahui pemidanaan terhadap koruptor masih dapat dikatakan belum mencapai titik, dimana pemidanaan bisa benar-benar menyebabkan rasa jera.

Masih ada mantan narapidana yang mengulang perilaku korupsinya setelah sekian waktu," nilai pengamat hukum pidana dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Dr Hibnu
Nugroho, saat dimintai tanggapan soal pelemik Rancangan UU KUHP, Rabu 3 Agustus 2022.

Baca Juga: Spoiler Tambahan One Piece Chapter 1056: Berkah Kedatangan Ryokugyu ke Wano, Shinobu Jadi Seksi

Dia menilai, penjatuhan hukuman yang tinggi terhadap terdakwa tipikor, juga masih jarang dilakukan oleh hakim.

Bahkan, dari tahun ke tahun cenderung semakin rendah vonis yang dijatuhkan.

"Makanya perlu dipedomani bagi para pembuat UU, sebenarnya apa yang ingin dicapai dalam membuat konsep pemidanaan yang akan dijatuhkan kepada tindak pidana tersebut," ujar guru besar di Fakultas Hukum Unsoed ini.

Hal mendasar yang perlu dipahami dan dijadikan komitmen bersama dalam penyusunan dan penetapan Rancangan UU KUHP tersebut, lanjut Hibnu, bahwa tipikor menimbulkan efek yang luar biasa.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Larasatun Ibunda Mayangsari Terkenal Ramah dan Supel

Rabu, 28 September 2022 | 07:57 WIB

Guru Ngaji Kabupaten Banyumas Diusulkan Terima Insentif

Selasa, 27 September 2022 | 12:52 WIB

PLN Serahkan Bantuan TJSL Rp 50 Juta ke UMKM Piring Lidi

Jumat, 23 September 2022 | 09:46 WIB

KPK Bersedih Harus Menangkap Hakim Agung

Jumat, 23 September 2022 | 07:56 WIB
X