Mencuri di Sejumlah Pondok Pesantren di Banyumas, Pria Asal Tegal Ditangkap

- Jumat, 29 Juli 2022 | 09:59 WIB
 DIPERIKSA : Gersangka MF (42) asal Kabupaten Tegal yang merupakan pencuri spesialis di pondok pesantren diperiksa usai ditangkap Sat Reskrim Polresta Banyumas pada Rabu (27/7/2022) di Tegal. (SM Banyumas/dok)
DIPERIKSA : Gersangka MF (42) asal Kabupaten Tegal yang merupakan pencuri spesialis di pondok pesantren diperiksa usai ditangkap Sat Reskrim Polresta Banyumas pada Rabu (27/7/2022) di Tegal. (SM Banyumas/dok)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Terekam kamera tersembunyi (CCTV) pelaku pencurian yang mencari sasaran di pondok pesantren berhasil ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polresta Banyumas.

Tersangka yang berinisial MF asal Tegal, ditangkap usai beraksi di Pondok Pesantren Roudhotul Quran 2, Desa Karanggintung Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, pada Jumat 1 Juli 2022 lalu.

"Unit Resmob Sat Reskrim berhasil menangkap pelaku pencurian spesialis pada pondok pesantren yang berinisial MF (42) asal Desa Kajen Kecamatan Talang Kabupaten Tegal yang berdomisili di Desa Jatilaba Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, pada Rabu 27 Juli 2022," kata Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi S, Kamis 28 Juli 2022.

Baca Juga: BPJamsostek Cabang Purwokerto Kampanyekan Anti Korupsi

Kompol Agus menambahkan terduga pelaku MF ditangkap usai polisi menerima laporan dari korban bernama Abdul Fatah bersama lima rekanya yang merupakan santri Pondok Pesantren Roudhotul Quran 2 Desa Karanggintung pada Rabu 6 Juli 2022 dengan kerugian total ditaksir senilai Rp 10.400.000.

"Kejadian berawal pada hari Jumat  1 Juli 2022 diketahui sekira jam 12.30. Dari hasil CCTV pondok, terekam pelaku masuk ke dalam area pondok pesantren dengan menggunakan sepeda motor jenis bebek.

Lalu pelaku masuk ke gedung/ kamar santri laki-laki dan mengambil handphone milik korban dan kelima rekannya. Saat pencuri beraksi, para santri sedang melakukan shalat Jumat di masjid pondok pesantren yang berada di depan", papar Kasat Reskrim.

Baca Juga: Unsoed Kukuhkan Tiga Profesor Baru, Ini Bidang Ilmunya

Menindak lanjuti laporan tersebut, kata dia, tim melakukan penyelidikan melalui cctv yang terdapat di pondok pesantren.

Dari rekaman CCTV diketahui ciri-ciri pelaku gempal dengan mengendarai sepeda motor supra.

Selanjutnya dari hasil tersebut tim melakukan penyelidikan. Pada tanggal 27 Juli 2022 tim melakukan penangkapan terhadap pelaku MF di daerah Jatilaba Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Larasatun Ibunda Mayangsari Terkenal Ramah dan Supel

Rabu, 28 September 2022 | 07:57 WIB

Guru Ngaji Kabupaten Banyumas Diusulkan Terima Insentif

Selasa, 27 September 2022 | 12:52 WIB
X