Sedimentasi Waduk Mrica Kian Parah, Harus Jadi Prioritas Pusat

- Selasa, 26 Juli 2022 | 20:15 WIB
SERAP ASPIRASI: Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto bersama jajaran Pemkab Banjarnegara menerima audiensi dan serap aspirasi Anggota DPD RI Perwakilan Jateng Ahmad Kholik, Selasa 26 Juli 2022 (SMBanyumas/Castro Suwito)
SERAP ASPIRASI: Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto bersama jajaran Pemkab Banjarnegara menerima audiensi dan serap aspirasi Anggota DPD RI Perwakilan Jateng Ahmad Kholik, Selasa 26 Juli 2022 (SMBanyumas/Castro Suwito)
 

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com – Kondisi sedimentasi di Waduk Mrica kian memprihatinkan dan mendekati darurat. Penanganan sedimentasi waduk yang juga menjadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) ini mendesak dan harus menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Kondisi sedimen di Waduk Mrica saat ini sudah mendekati darurat. Ini menyangkut kepentingan nasional. Isu ini akan kami bawa ke pusat agar penanganannya menjadi prioritas,” kata Anggota DPD RI Perwakilan Jateng, Abdul Kholik, usai beraudiensi dengan Pemkab Banjarnegara, Selasa 26 Juli 2022. 

Menurutnya, laju sedimentasi dari wilayah hulu DAS Serayu yang masuk di Waduk Mrica sekitar 6 juta meter kubik per tahun.

Baca Juga: Spoiler Manga One Piece Chapter 1055: Era Baru

Jika tanpa tindakan apapun, maka akan mengancam produksi listrik PLTA.  “Kita masih punya waktu 2 tahun untuk menyelamatkan Waduk Mrica,” jelasnya.

Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menyelamatkan Waduk Mrica.

Seperti yang tengah dilakukan Pemkab Banjarnegara dengan Upland Project yakni optimalisasi lahan di dataran tinggi.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi, 1.700 Guru Banyumas Ikuti Diklat Pemanfaatan Akun Pembelajaran Digital

Namun, upaya konservasi sungai Serayu juga membutuhkan kolaborasi dengan pihak lain.

Pj Bupati Banjarnegara mengungkapkan, volume sedimen Waduk Mrica saat ini sudah tinggi mencapai 83 persen.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musim Hujan, Banjarnegara Waspada Bencana Longsor

Selasa, 13 September 2022 | 18:53 WIB
X