787 CPNS Pemkab Cilacap Diangkat PNS, Tujuh Diberhentikan

- Senin, 25 Juli 2022 | 20:27 WIB
BUPATI CILACAP, Tatto Suwarto Pamuji memberikan ucapan selamat kepada CPNS yang dilantik kwnjadi PNS Cilacap Senin 25 Juli 2022.(SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)
BUPATI CILACAP, Tatto Suwarto Pamuji memberikan ucapan selamat kepada CPNS yang dilantik kwnjadi PNS Cilacap Senin 25 Juli 2022.(SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)
 
CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com- Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, resmi mengangkat 787 orang CPNS dari total 794 orang CPNS formasi 2019 di lingkungan Pemkab Cilacap menjadi PNS. Ada tujuh CPNS yang diberhentikan,  karena beberapa sebab. 
 
Bupati berharap para CPNS yang sudah menerima SK PNS, terus meningkatkan kapasitas,  kompetensi diri, dan berinovasi untuk mendukung tugas dan tanggungjawab sehingga menumbuhkan kreativitas untuk menjawab tantangan zaman. 
 
"ASN dituntut tetap cepat dalam memberikan pelayanan, mampu menerapkan literasi digital dan literasi data. Saya mengingatkan kepada seluruh PNS di Kabupaten Cilacap selalu menjaga citra positif, menaati kewajiban-kewajiban terutama dalam hal kedisiplinan,” jelas Bupati dalam keterangan tertulis usai Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS di halaman Pendapa Wijayakusuma Cakti, Senin 25 Juli 2022.
 
 
Para CPNS tersebut, telah lulus Pelatihan Dasar (Latsar) dan uji kesehatan sebagai syarat utama, serta menjalani masa percobaan 1 tahun 8 bulan.
 
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap, Warsono menjelaskan, dari jumlah tersebut, 417 orang merupakan formasi tenaga guru, 117 orang formasi tenaga kesehatan, dan 253 orang formasi tenaga teknis.
 
Sedangkan berdasarkan golongan terdiri dari golongan II A lima orang, golongan II C 198 orang, golongan III A 567 orang dan golongan III B 17 orang.
 
 
Dari total jumlah CPNS Formasi 2019 yaitu 794 orang, ada tujuh orang yang diberhentikan dengan rincian dua orang meninggal dunia, tiga orang berhenti atas permintaan sendiri, dan dua orang berhenti tidak atas permintaan sendiri.***
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X