Kasus Guru Cabuli Tujuh Muridnya Tunggu Jadwal Sidang

- Rabu, 13 Juli 2022 | 20:38 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual anak (SM/dok pixabay)
Ilustrasi pelecehan seksual anak (SM/dok pixabay)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com- ASP (38), oknum guru di salah satu SMP negeri di Purbalingga terancam hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

Kasus ini sekarang tinggal menunggu jadwal sidang di Pengadilan Negeri (PN) Purbalingga.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga, Bambang Wahyu Wardhana mengatakan, berkas kasus dan tersangka sudah dilimpahkan ke PN Purbalingga pada Senin, 11 Juli 2022.

Selanjutnya Pengadilan Negeri Purbalingga akan mengeluarkan penetapan penahanan dan juga penetapan hari sidang.

Baca Juga: Pesan Bermakna Session 2 Diproduksi di Banyumas, Bupati Achmad Husein Bakal Perankan Bakul Peso?

Terhadap tersangka, jaksa mendakwakan Pasal 81 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi UU.

Bambang menambahkan, selain menjerat tersangka pasal 81 ayat (1), ayat (3) dan ayat (5) juncto pasal 76 D juncto Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagai dakwaan pertama, pihaknya juga melapisi dengan Pasal 81 ayat (2) dalam dakwaan kedua.

"ASP disangka telah melakukan asusila terhadap tujuh muridnya. Ulah bejat pelaku itu dilakukan sejak tahun 2013 hingga 2021," katanya.

Baca Juga: Innalillahi, Mbah Kasan Tewas Tertabrak Dua Motor Saat Menyeberang Jalan

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Maret 2022 lalu, ASP (38) dtangkap anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Purbalingga.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proyek Perbaikan Jalan Senilai Rp 5 M Putus Kontrak

Selasa, 13 September 2022 | 18:14 WIB
X