Indahnya, Begini Aksi Suster dari Paguyuban Lintas Iman Bantu Umat Muslim Saat Salat Idul Adha di Purwokerto

- Minggu, 10 Juli 2022 | 11:42 WIB
 KUMPULKAN INFAK: Suster-suster dari Paguyuban Lintas Iman Purwokerto mengumpulkan besek infak jamaah yang mengikuti solat Idul Adha di kompleks menara Pandang Teratai Purwokerto, Minggu, 10 Juli 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
KUMPULKAN INFAK: Suster-suster dari Paguyuban Lintas Iman Purwokerto mengumpulkan besek infak jamaah yang mengikuti solat Idul Adha di kompleks menara Pandang Teratai Purwokerto, Minggu, 10 Juli 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Kehadiran beberapa suster dari Paguyuban Lintas Iman Purwokerto yang turut andil pada pelaksanaan salat Idul Adha di area parkir Menara Pandang Teratai Purwokerto, Minggu, 10 Juli 2022, mencuri perhatian.

Mereka melayani seribuan umat Muslim yang mengikuti salat di salah satu destinasi wisata baru yang menjadi ikon Kota Purwokerto ini.

Suster dari konggregasi Santo Dominikus (OP) tersebut nampak mengarahkan jamaah perempuan menuju shaf salat. Dengan sigap mereka mengantar ke titik yang kosong untuk diisi.

Selain itu, mereka juga ikut mengumpulkan besek (wadah dari anyaman bambu) berisi infak dari jamaah.

Baca Juga: Besok, Bupati Banyumas Salat Idul Adha di Area Menara Teratai, Ada Pembagian Hewan Kurban untuk Masyarakat

Sementara anggota lain yang sebagian besar para lelaki ikut membantu pelayanan terhadap jamaah laki-laki serta menjaga kendaraan yang diparkir dan pengamanan di lokasi.

Koordinator Paguyuban Lintas Iman Purwokerto, Agustinus Gudyana menuturkan, sedikitnya 52 orang anggota yang terlibat dalam pelaksanaan salat Idul Adha kali ini.

"Untuk salat Idul Adha ini memang baru pertama kali dilakukan. Tadi kami bagi tugas, yang perempuan membantu jamaah perempuan, sisanya laki-laki," kata dia.

Dia menuturkan, keterlibatan komunitas tersebut dalam kegiatan keagamaan di wilayah Banyumas bukanlah hal baru. Hal tersebut sudah rutin dilakukan.

Baca Juga: Ternyata Begini Cara Agar Mengolah Daging Sapi Menjadi Empuk Tanpa Presto

"Sebelumnya kami selalu terlibat saat salat Idul Fitri. Waktu Lebaran kemarin, kami juga saling bersilaturrahmi antar tokoh agama," kata dia.

Dia menuturkan, awal terbentuknya paguyuban ini bertujuan untuk melayani umat Muslim dan bidang sosial kemanusiaan.

Sejumlah tokoh Katolik, Kristen, Konghucu, Budha, Hindu, Islam dan penghayat kepercayaan berkumpul untuk mewujudkan ide tersebut.

Adapun salat Idul Adha yang digelar di Menara Pandang Teratai, diikuti oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein.

Baca Juga: Pengikut Aboge Banyumas-Purbalingga Selenggarakan Idul Adha Senin Pon 11 Juli 2022

Bertindak sebagai imam KH Makmum Al Kahfi, pengasuh Pondok Pesantren Al-Husaeni Rejasari Purwokerto dan khotib Drs H Muhdi Klolil, Kepala Pengadilan Agama Purwokerto serta dibilali oleh Ustadz Soderi.

Dalam sambutannya, Husein mengatakan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak lengah dengan kondisi Covid-19 yang sudah landai ini.

"Memang sudah landai, tetapi belum berakhir, meskipun wisata juga sudah dibuka dimana-mana, tapi ingat jangan lengah, tetap patuh prokes, terutama  yang sudah lanjut usia," katanya.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh Pada 10 Juli 2022

Usai salat, Bupati menyerahkan hewan kurban secara simbolis dari Pemkab berupa 6 ekor sapi dan 4 kambing untuk masyarakat.

Selain itu juga ada penyerahan hewan kurban dari berbagai lembaga di Purwokerto antara lain dari Al Irsyad Purwokerto, Bank Jateng, BPR BKK Purwokerto dan Banyumas, BSI dan lainya sebanyak 4 sapi dan 8 kambing yang didistribusikan untuk masyarakat Banyumas. ***

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X