Serius Turunkan Stunting, Ini yang Dilakukan Pemkab Banjarnegara

- Rabu, 22 Juni 2022 | 20:23 WIB
Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) saat sebagai upaya komprehensif untuk menurunkan angka stunting di Banjarnegara.(SMBanyumas-Castro Suwito)
Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) saat sebagai upaya komprehensif untuk menurunkan angka stunting di Banjarnegara.(SMBanyumas-Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com - Pemkab Banjarnegara melakukan upaya percepatan untuk menurunkan kasus stunting.

Tahun ini, angka prevalensi kasus stunting di Banjarnegara masih sebesar 22,7 persen.

Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto mengatakan, kasus stunting menjadi perhatian serius Pemkab Banjarnegara.

Baca Juga: FGTKWB Banyumas Meminta Kuota Formasi Guru PPPK 2022 Ditambah

Angka prevalensi stunting di Banjarnegara tahun 2022 ini sebesar 22,7 persen. Sedangkan pemprov Jateng tahun ini menargetkan angka stunting 19,2 persen.

“Sedangkan target nasional, di tahun 2024 kasus stunting adalah 14 persen,” katanya, saat Rembuk Stunting di Pendapa Dipayudha Adigraha, Rabu 22 Juni 2022.
.
Dikatakan, sebagai upaya optimalisasi percepatan penanganan penurunan kasus stunting, Pemkab membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Baca Juga: Cedera Lutut, Pemulihan Yeremia Butuh Waktu Enam Bulan

Tim ini diharapkan bisa mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi upaya konvergensi penanganan stunting, terutama di 30 desa yang ditetapkan menjadi lokasi fokus (lokus) stunting.

"Semoga dengan adanya tim ini penanganan stunting di Banjarnegara akan lebih optimal sehingga target dari provinsi maupun nasional bisa kita capai," jelasnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X