Lestarikan Sungai Donan, 50 Ribu Bibit Mangrove Ditanam

- Rabu, 8 Juni 2022 | 10:21 WIB
50 ribu bibit mangrove ditanam di sekitar sungai yang berada di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Selasa 7 Juni 2022. (SM  Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)
50 ribu bibit mangrove ditanam di sekitar sungai yang berada di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Selasa 7 Juni 2022. (SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)


CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Jaga kelestarian Sungai Donan, sebanyak 50 ribu bibit mangrove ditanam di sekitar sungai yang berada di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Selasa 7 Juni 2022.

Penanaman bibit mangrove itu sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup tahun 2022.

Penanaman mangrove tersebut dilaksanakan Perum Jasa Tirta I (PJT I) bekerjasama dengan Pemkab Cilacap serta PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI).

Baca Juga: Dikeluhkan, Harga Tiket Menara Pandang Teratai Naik Jadi Rp 20 Ribu Hari Libur, Rp 25 Ribu Weekend

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan secara simbolis dari PJT I kepada pemerintah Kabupaten Cilacap berupa 50 ribu batang bibit mangrove, 1.000 ekor bibit kepiting, 10 unit sumur resapan, serta sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Sungai Donan mengenai strategi pengelolaan lingkungan hidup dan penerapannya.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan di lokasi menyampaikan, upaya konservasi muara Sungai Donan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016, bersinergi dengan instansi melakukan kegiatan konservasi dan sosialisasi.

"Hingga tahun ini berarti kami telah melakukan konservasi 300.000 bibit mangrove untuk menghijaukan muara Sungai Donan. Konservasi ini bertujuan untuk meminimalisir dampak abrasi air laut serta melestarikan ekosistem biota muara sungai," ucapnya.

 Baca Juga: Museum Wayang Didorong Menjadi Museum Daerah

Sebagai salah satu aspek penting penunjang perekonomian di Kabupaten Cilacap, Sungai Donan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri yang berada di sekitarnya, diantaranya sebagai jalur transportasi, penyediaan air baku, dan budidaya kepiting dan perikanan.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus terlaksana agar manfaatnya semakin dapat dinikmati banyak pihak.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X