Gara-gara PMK, Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Ternak Gerilya Pasarkan Ternak

- Minggu, 5 Juni 2022 | 17:04 WIB
Pasar hewan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan ditutup sementara setelah ada temuan belasan hewan ternak yang positif PMK.
Pasar hewan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan ditutup sementara setelah ada temuan belasan hewan ternak yang positif PMK.

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Ditutupnya dua pasar hewan besar di Kabupaten Banyumas mulai 4-18 Juni 2022 mendatang untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK), membuat para pedagang ternak harus bergerilya pasarkan hewan ternaknya.

Pasalnya Pasar Hewan Ajibarang dan Pasar Hewan Sokaraja merupakan dua pasar hewan yang ramai jadi buruan pembeli untuk mencari hewan ternak kurban. Apalagi dua pasar tersebut menjadi pasar ternak besar terutama sapi.

"Dua minggu tutup sangat disayangkan, apalagi meskipun hari raya kurban masih sekitar sebulan lagi. Tetapi pasar sudah mulai ramai," kata Tarsono, pedagang ternak asal Pekuncen.

Baca Juga: Menkop UKM: Pasca Pandemi Covid-19, UMKM Diminta Bisa Bertransformasi Maksimal

Dikatakan Tarsono, Pasar Hewan Ajibarang menjadi pertemuan pedagang ternak dari wilayah Brebes, Tegal, Cilacap, Banjarnegara, Kebumen. Hewan ternak besar yaitu sapi menjadi buruan pembeli dari pedagang dan pembeli dari daerah ini.

"Bahkan sebelum Covid-19 ada, pedagang dari ibukota juga mencari ternak besar dan juga kambing di Ajibarang ini.

Jadi kalau ditutup, maka kami mungkin memanfaatkan pasar hewan kecil seperti di Cilongok," jelasnya.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Yamato Pantas Jadi Nakama Topi Jerami

Pedagang sapi asal Desa Tiparkidul, Kecamatan Ajibarang, Sugiman mengatakan kondisi kesehatan hewan ternak memang sangat mempengaruhi harga ternak saat ini.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aliansi Masyarakat Cilongok Kembali Gelar Demo

Jumat, 30 September 2022 | 16:46 WIB

Warga Berharap Penertiban PGOT Diintensifkan Lagi

Jumat, 30 September 2022 | 06:17 WIB

Larasatun Ibunda Mayangsari Terkenal Ramah dan Supel

Rabu, 28 September 2022 | 07:57 WIB

Guru Ngaji Kabupaten Banyumas Diusulkan Terima Insentif

Selasa, 27 September 2022 | 12:52 WIB
X