Polresta Banyumas Bongkar Peredaran Migor Kemasan Tanpa Ijin Edar

- Selasa, 31 Mei 2022 | 16:59 WIB
BARANG BUKTI : Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti yang disita dari kasus peredaran minyak goreng tanpa ijin edar yang beroperasi lintas provinsi, Selasa (31/5/2022) di Mapolresta Banyumas. (SM Banyumas/Sigit Oediarto)
BARANG BUKTI : Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti yang disita dari kasus peredaran minyak goreng tanpa ijin edar yang beroperasi lintas provinsi, Selasa (31/5/2022) di Mapolresta Banyumas. (SM Banyumas/Sigit Oediarto)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com- Polresta Banyumas berhasil membongkar peredaran minyak goreng tanpa ijin edar yang beroperasi lintas provinsi.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi dalam konperensi pers di Mapolresta Banyumas, Selasa 31 Mei 022 mengatakan dalam kasus peredaran minyak goreng tanpa ijin edar Polresta Banyumas telah menetapkan satu orang sebagai tersangka yakni RN (38) warga Watugade, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jatim yang berkedudukan sebagai Direktur Utama CV Alam Timur Jaya Malang.

"Tersangka pelaku membeli minyak sawit curah yang kemudian dimasukkan dalam botol kemasan plastik dengan merek tertentu tanpa dilengkapi surat ijin lalu diedarkan atau pasarkan di wilayah Jateng dan Jatim," terang Kapolda Jateng yang saat memberikan keterangan pers didampingi antara lain Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu, Kepala Loka Pom Banyumas Suliyanto, Kepala Dinperindag Banyumas Titik Puji Astuti dan pakar hukum pidana Prof Dr Hibnu Nugroho.

Baca Juga: Peternak Diimbau Melakukan Pencegahan Penyebaran PMK

Berdasar pengakuan tersangka, perbuatan mengemas minyak curah ke dalam botol kemasan tanpa ijin tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2021 dengan kapasitas 12 ton setiap minggunya.

Perbuatan tersangka tersebut sangat merugikan masyarakat. Atas pebuatannya itu tersangka diperkirakan telah meraup untung lebih dari Rp 150 juta.

Menurut Kapolda modus operandi yang dilakukan terduga pelaku kedapatan adalah memiliki dan menyimpan, memproduksi dan mengedarkan minyak goreng serta sengaja memberikan keterangan atau pernyataan yang tidak benar atau menyesatkan pada label dengan memakai izin edar dari perusahaan lain.

Baca Juga: Dua Pengedar dan Kurir Ditangkap, 6,3 Kilogram Sabu Senilai Rp 9 Miliar Disita

Adapun barang bukti yang disita berupa 1.524 karton migor merk LAPAMA yang tiap karton isi 12 botol @ 800 ml.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tronton Mogok, Jalur Pekuncen-Paguyangan Tersendat

Selasa, 6 Desember 2022 | 06:53 WIB

BPBD Banyumas Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Senin, 5 Desember 2022 | 17:45 WIB

Stand Baju Murah Baksos KKPAI Diserbu Warga

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:13 WIB

BPBD Terus Dorong Masyarakat Pahami Konsep Mitigasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:37 WIB

Jembatan Lopasir Penghubung Adisara-Karanglewas Longsor

Minggu, 27 November 2022 | 05:59 WIB
X