16 Orang Ingin Adopsi Bayi Buangan di Sungai, Dinsos Banjarnegara Terapkan Syarat

- Selasa, 24 Mei 2022 | 21:01 WIB
Anggota Polres Banjarnegara mengecek lokasi penemuan bayi yang ditemukan masih bertali pusar di Sungai Kedawung, Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, Jumat 20 Mei 2022. (SMBanyumas/dok)
Anggota Polres Banjarnegara mengecek lokasi penemuan bayi yang ditemukan masih bertali pusar di Sungai Kedawung, Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, Jumat 20 Mei 2022. (SMBanyumas/dok)

 

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com- Sedikitnya ada 16 orang yang telah berminat untuk mengadopsi bayi laki-laki oleh tersangka yang ditangkap Polres Banjarnegara Rabu 24 Mei 2022.

Namun Dinas Sosial Banjarnegara menerapkan syarat yang ketat kepada mereka sehingga nanti pengadopsi bayi benar-benar dapat dipercaya dan bayi dapat teradopsi dengan baik. 

Hal itu diungkap Kepala Dinas Sosial Banjarnegara Noor Tamami saat dihubungi Suara Merdeka Banyumas Selasa 24 Mei 2022 siang. 

Baca Juga: Kemana-Mana Jalan Kaki, Motor Orang Diteras Dibawa Kabur

Disebutkan, selain dari lokal Banjarnegara, peminat bayi yang dibuang berasal dari Wonosobo, dan Purbalingga. 

"Sampai hari ini sudah ada 16 pemohon yang menghubungi kami. Bahkan ada yang dari Kabupaten Wonosobo, dan Purbalingga," katanya. 

Adapun syarat yang diajukan, oleh Noor Tamami antara lain harus sudah berumah tangga dan mapan secara ekonomi dan diprioritaskan yang minimal 5 tahun belum punya momongan. 

Baca Juga: Asisten Teritori Panglima TNI: Pancasila Ideologi Negara Paling Final

 "Jangan sampai bayi laki-laki yang kemarin ditemukan ini terlantar," jelasnya. 
 
Sebelumnya diberitakan, Polres Banjarnegara menetapkan W (26), sebagai tersangka kasus pembuangan bayi di Sungai Kedawung, Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan.

Diduga pelaku merasa malu setelah melahirkan anak dari hubungan gelap.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musim Hujan, Banjarnegara Waspada Bencana Longsor

Selasa, 13 September 2022 | 18:53 WIB
X