Kasus Ternak Terpapar PMK di Banjarnegara Meluas hingga Lima Kecamatan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 08:45 WIB
Kapolres Banjarnegara dan jajarannya saat mengunjungi peternakan untuk pencegahan penularan PMK hewan ternak ( SM Banyumas/dok instagram Polres Banjarnegara)
Kapolres Banjarnegara dan jajarannya saat mengunjungi peternakan untuk pencegahan penularan PMK hewan ternak ( SM Banyumas/dok instagram Polres Banjarnegara)


BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Banjarnegara meluas hingga lima kecamatan.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus yang menyerang pada hewan berkuku belah itu.

Data terakhir, Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Banjarnegara mencatat kasus PMK sudah menyebar di 5 kecamatan, antara lain Kecamatan Banjarnegara, Wanadadi, Bawang, Purwanegara dan Banjarmangu.

Baca Juga: PGOT Marak, Sosialisasi Perda Penanggulangan Pekat Digencarkan

“Kasus PMK pertama kami termuka di kandang peternak di Desa Karangjambe, Kecamatan Wanadadi dan Ampelsari Kecamatan Banjarnegara.

Sekarang ditemukan di Desa Danaraja Kecamatan Purwanegara, Desa Kesenet Kecamatan Banjarmangu, dan Desa Gemuruh Kecamatan Bawang,” kata Kepala DPPKP Banjarnegara Totok Setya Winarna, Kamis 19 Mei 2022.

Menurutnya, pemeriksaan ternak dan sosialisasi terus dilakukan dari kandang ke kandang oleh tim gugus tugas yang terdiri DPPKP, TNI, Polri, dan Dinas Perhubugan.

Baca Juga: Dea OnlyFans Hamil 23 Minggu, Minta Tak Ditahan Tapi Tetap Siap Mempertanggungjawabkan Kesalahannya

Pihaknya juga mengimbau kepada peternak untuk segera melaporkan kepada tim gugus tugas jika mendapati ternak mengalami gejala terkena PMK.

“Berdasarkan hasil dari Laboratorium Kesehatan Veteriner di Wates,ada 20 ekor sapi yang positif terjangkit PMK. Sedangkan yang indikasi mengarah ke PMK ada 162 ekor sapi,” jelasnya.

Ia menyebut, ciri-ciri ternak terpapar PMK antara lain suhu badan tinggi, sering menggaruk-garuk dan nafsu makan turun.

Baca Juga: Ini Dia Lin Che Wei, Tersangka Baru Korupsi Minyak Goreng yang Berperan dalam Rekomendasi Ekspor CPO

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PHRI Banjarnegara Optimistis Pariwisata Terus Tumbuh

Selasa, 15 November 2022 | 19:58 WIB

PRM Petambakan Gelar Salat Gerhana Bulan

Rabu, 9 November 2022 | 08:23 WIB

Lokasi Longsor Bantar-Suwidak Dipasang EWS

Rabu, 2 November 2022 | 12:22 WIB

76 Warga 2 Desa Mengungsi Akibat Longsor

Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:52 WIB
X