PGOT Marak, Sosialisasi Perda Penanggulangan Pekat Digencarkan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 08:42 WIB
 BAGIKAN SELEBARAN: Kepala Satpol PP Banyumas Setia Rahendra bersama jajarannya membagikan selebaran mengenai penegakan penanggulangan penyakit masyarakat kemarin 19 Mei 2022.(SM Banyumas/Dok)
BAGIKAN SELEBARAN: Kepala Satpol PP Banyumas Setia Rahendra bersama jajarannya membagikan selebaran mengenai penegakan penanggulangan penyakit masyarakat kemarin 19 Mei 2022.(SM Banyumas/Dok)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Satpol Pamong Praja Kabupaten Banyumas mengintensifkan kembali sosialisasi Perda 16 tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat (Pekat) kepada pengguna jalan di Kota Purwokerto dan sekitarnya.

Kepala Satpol PP Banyumas, Setia Rahendra mengatakan selama ini banyak keluhan dari masyarakat dengan makin maraknya Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) terutama di Kota Purwokerto.

Hal ini cukup meresahkan masyarakat, apalagi PGOT ini berada di jalan ramai hingga pertigaan ataupun perempatan lampu lalu lintas yang padat kendaraan.

Baca Juga: Dea OnlyFans Hamil 23 Minggu, Minta Tak Ditahan Tapi Tetap Siap Mempertanggungjawabkan Kesalahannya

"Dengan makin banyaknya orang memberi kepada mereka, maka ini semakin menyuburkan kehadiran mereka di lokasi ramai lalu lintas. Ini sangat rawan menimbulkan kecelakaan dan lainnya," katanya.

Untuk itulah Setia Rahendra menjelaskan sosialisasi Perda penanggulangan penyakit masyarakat ini diberikan kepada para pengguna jalan, pengendara kendaraan bermotor.

Diharapkan dengan sosialisasi inilah, masyarakat pengendara kendaraan bermotor bisa berpikir ulang untuk memberikan uang atau barang lainnya kepada pengemis, pengamen dan lainnya di jalanan.

Baca Juga: Kejagung Panggil Tujuh Saksi dan Perannya dalam Kasus Korupsi Minyak Goreng dan Ekspor CPO

"Kami minta masyarakat bisa bekerjasama dan mendukung tegaknya Perda ini untuk ketertiban masyarakat.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X