Silpa Masih Tinggi, DPRD Banyumas Minta Tahun 2022 Ditekan Dibawah Rp 200 Miliar

- Kamis, 19 Mei 2022 | 07:03 WIB
SERAHKAN HASIL REKOMENDASI: Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan menyerahkan hasil rekomendasi LKPj Bupati Banyumas Tahun 2021 kepada Bupati Achmad Husein, dalam paripurna, Rabu 18 Mei 2022. (SM-banyumas/Agus Wahyudi-)
SERAHKAN HASIL REKOMENDASI: Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan menyerahkan hasil rekomendasi LKPj Bupati Banyumas Tahun 2021 kepada Bupati Achmad Husein, dalam paripurna, Rabu 18 Mei 2022. (SM-banyumas/Agus Wahyudi-)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-DPRD Kabupaten Banyumas minta sisa lebih melaksanaan anggaran (silpa) pada APBD tahun 2022 bisa ditekan dibawah angka Rp 200 miliar.

Pasalnya, dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Banyumas tahun 2021, masih dilaporkan angka silpa masih tinggi, di atas Rp 200 miliar.

Akibatnya, kegiatan anggaran yang sudah terencanakan harus dievaluasi untuk dilaksanakan kembali pada pelaksanaan APBD berikutnya maupun anggarannya kembali ke kas daerah karena sudah tidak bisa diprogramkan ulang.

Baca Juga: Bunuh Adik Sepupu Cuma karena HP, Wahyudi Diganjar 19 Tahun Penjara

"Ini artinya, dalam perencanaan program dan kegiatan anggaran tahun 2021 lalu belum matang atau kurang baik.

Buktinya masih ada silpa yang cukup besar sekitar Rp 266 miliar," nilai Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan, usai memimpin paripurna penyampaian hasil rekomendasi DPRD atas LKPj Bupati tahun 2021, Rabu 18 Mei 2022.

Pada pelaksanaan anggaran tahun 2022, kata dia, penggunaan anggaran harus lebih maksimal, dan silpa diminta bisa ditekan dibawah angka Rp 200 miliar.

Baca Juga: Cabuli Santri, Oknum Ustadz Divonis Tujuh Tahun Penjara

Eksekutif harus lebih cermat dalam mensinkronkan antara perencanaan anggaran, pelaksanaan
anggaran dengan hasil capaian.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omset UMKM Kerajinan Lidi Binaan PLN Naik 200 Prosen

Minggu, 22 Januari 2023 | 07:10 WIB
X