Soal Kelanjutan Verboden Jalan Masjid Purwokerto, Ini Kata Kepala Dishub Banyumas

- Selasa, 17 Mei 2022 | 15:44 WIB
JALAN SEARAH: Tanda dilarang melintas dipasang di jalan Masjid Purwokerto sebagai penanda pemberlakuan jalur tersebut menjadi searah, Selasa, 17 Mei 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
JALAN SEARAH: Tanda dilarang melintas dipasang di jalan Masjid Purwokerto sebagai penanda pemberlakuan jalur tersebut menjadi searah, Selasa, 17 Mei 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Kelanjutan verboden Jalan Masjid Purwokerto, saat ini menunggu hasil kajian lebih lanjut.

Sekarang arus lalu lintas di jalan itu masih diberlakukan satu arah, yakni dari arah selatan ke utara.

"Verboden Jalan Masjid nanti akan dipermanenkan atau tidak, nanti akan dianalisa lagi dulu,'' kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, Selasa, 17 Mei 2022.

Penerapan verboden di Jalan Masjid ini pada awalnya dilakukan dalam rangka menghadapi libur Lebaran.

Baca Juga: Perubahan Trayek Angkot dan Angkudes, Begini Rancangan Dishub Banyumas

Saat libur Lebaran, ternyata yang menjadi beban kepadatan arus lalu lintas terjadi di persimpangan Alun-alun Purwokerto.

"Jadi bebannya (kepadatan arus lalu lintas) itu terjadi di pertigaan Alun-alun, di mana kendaraan dari arah timur Alun-alun menumpuk di Jalan Masjid," ujar dia.

Sementara kalau saat itu arus lalu lintas Jalan Masjid dibuat dua arah, yakni dari arah selatan dan dari arah utara, ternyata terjadi kemacetan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran Terlewati, Lalu Lintas Purbalingga Landai

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X