Pasca Kebakaran Kapal Nelayan di Cilacap, Pemerintah Kucurkan Pinjaman Lunak Rp 162 Miliar

- Rabu, 11 Mei 2022 | 18:24 WIB
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono  beserta rombongan meninjau lokasi kebakaran kapal nelayan di Cilacap dan akan kucurkan pinjaman lunak Rp 162 M (SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono beserta rombongan meninjau lokasi kebakaran kapal nelayan di Cilacap dan akan kucurkan pinjaman lunak Rp 162 M (SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)


CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com- Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengucurkan pinjaman lunak senilai Rp 162 miliar, kepada para pemilik kapal penangkap ikan yang terbakar di Dermaga Batre Cilacap, agar dapat membangun kapal kembali.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, terkait insiden kebakaran kapal penangkap ikan di Dermaga Batre, pemerintah akan membantu dengan memberikan pinjaman lunak.

Menurutnya pemerintah akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 162 miliar sebagai pinjaman pembangunan kapal.

Baca Juga: Ferdinand Marcos Jr Menangi Pilpres Filipina, Begini Kata Pengamat Hubungan Internasional Unsoed

"Ini bentuk perhatian pemerintah, kita bantu dengan pinjaman lunak untuk pembiayaan pembangunan kapal, tapi harus dikembalikan," ungkap Menteri KP saat mendatangi lokasi kebakaran, di Dermaga Batre, Cilacap, Rabu 11 Mei 2022.

Ia berharap melalui bantuan itu, nantinya aktivitas penangkapan ikan akan kembali berjalan. Sehingga sekitar 554 anak buah kapal yang saat ini menganggur karena terdampak kebakaran, dapat kembali bekerja.

Dalam kesempatan itu, Menteri KP juga menyerahkan bantuan paket bahan pokok kepada nelayan yang terdampak kebakaran kapal.

Baca Juga: Pekerja Diharapkan Terus Mengembangkan Kompetensi Kerja


"Saya minta aktivitas perbaikan kapal tidak dilakukan di dermaga, melainkan di tempat terpisah. Jika ada perbaikan juga pastikan tidak ada bahan bakar, " tegasnya.

Pihaknya juga akan membantu dalam pengurusan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk penangkapan ikan.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X