Selama Operasi Ketupat Candi 2022, Tak Ada Kejadian Menonjol di Purbalingga

- Selasa, 10 Mei 2022 | 22:02 WIB
ATUR LALU LINTAS: Anggota Satlantas Polres Purbalingga mengatur lalu lintas selama OKC 2022. (SMBanyumas/istimewa)
ATUR LALU LINTAS: Anggota Satlantas Polres Purbalingga mengatur lalu lintas selama OKC 2022. (SMBanyumas/istimewa)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2022, 28 April-9 Mei 2022 di Kabupaten Purbalingga berlangsung aman dan tidak ada kejadian yang menonjol.

"Tidak ada kejadian menonjol. Terjadi lima kecelakaan namun korban hanya mengalami luka ringan. Ada tujuh orang. Kerugian materi hanya Rp 2,4 juta," kata  Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan dalam pers rilisnya, Selasa, 10 Mei 2022.

Dia menjelaskan, pihaknya mendirikan sejumlah pos pengamanan di Alun-alun Purbalingga, terminal Bus Purbalingga, Bayeman, Jompo, Ngebrak, 6 pospam objek wisata dan 10 pos pantau.

Selama OKC kami mencatat 4.342 pemudik melalui Terminal Purbalingga dan Bobotsari.

Baca Juga: Operasi Ketupat Candi 2022, 352 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Lebaran di Purbalingga

Adapun jumlah kendaraan yang masuk ke Purbalingga, roda empat mencapai 51.265 unit dan roda dua 6.819 unit.

Sedangkan yang keluar hingga lebaran tiga hari, roda empat mencapai 64.521 unit dan roda dua 8.235 unit.

"Jika dibandingkan OKC tahun lalu, angka kecelakaan sama, namun ada penambahan korban, dari lima jadi tujuh orang. Kendati demikian korban meninggal saat ini nihil, tahun lalu ada satu orang," katanya.

Faktor penyebab terjadinya kecelakaan selama OKC 2022, pengendara tidak memahami medan, keinginan pengendara untuk cepat sampai sehingga abai faktor keselamatan dan tidak mematuhi aturan rambu lalu lintas.

Baca Juga: 85,5 Juta Pemudik, Kakorlantas Polri: Operasi Ketupat 2022 ini Bukan Main-main

Selain itu, faktor kendaraan kondisinya yang tidak laik jalan masih digunakan oleh pengendara.

Sejumlah inovasi dilaksanakan selama OKC 2022. Antara lain penyediaan fasilitas bagi pemudik seperti gerai vaksin, pom mini, bengkel kendaraan dan tambal ban.

Kegiatan paska operasi juga dilakukan seperti kegiatan rutin yang ditingkatkan hingga 17 Mei, antisipasi arus balik yang mungkin masih terjadi dan antisipasi penyebaran covid-19.***

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X