Longsor Kutabima Cilacap, Tiga Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Badan Jalan Tertimbun Longsor

- Kamis, 7 April 2022 | 08:02 WIB
ALAT BERAT dikerahkan untuk membersihkan timbuanan material tanah longsor di Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Cilacap sejak Selasa 5 April lalu (SM Banyumas/Dok BPBD Cilacap)
ALAT BERAT dikerahkan untuk membersihkan timbuanan material tanah longsor di Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Cilacap sejak Selasa 5 April lalu (SM Banyumas/Dok BPBD Cilacap)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com-Tiga alat berat atau eksavator dari Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jawa Tengah diterjunkan untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan di Desa Kutabima, Kecamatan Cimanggu, Cilacap sejak Selasa 5 April 2022. 

Dilansir dari instagram BPBD Cilacap, proses pembersihan tersebut dikawal dan di arahkan oleh personil UPT BPBD Majenang.

Saat ini sedang dalam pengerjaan pembersihan tanah longsor yang menutup badan jalan desa dan rumah yang tertimbun longsor.

Baca Juga: ARMY vs Insert, Ini Alasan Perselisihan Mereka Hingga Trending di Twitter!

Jalan desa sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan tanah rumah tertimbun dalam proses perataan dan jaringan listrik sudah diperbaiki dan berfungsi kembali. 

Selain itu petugas BPBD juga terus mengadakan pengambilan data rekapitulasi by Name by Address terhadap Rumah Rusak akibat Bencana.

Inventarisasi data Relawan yang terlibat dalam penanganan darurat di lokasi Bencana beserta dengan tugasnya.

Baca Juga: Zelensky Mempertanyakan Fungsi Dewan Keamanan PBB

Petugas juga telah meletakan dua unit tandon air kapasitas 1.000 liter ditempat di dapur umum dan lokasi pengungsian.

Sementara yang belum tertangani adalah saluran air bersih sepanjang 1 kilometer yang menjadi pemasok air bersih di Grumbul Kesentingan sehingga menjadi kendala pengungsi belum kembali ke rumah. 

Kepala KPH Banyumas Barat beserta jajarannya ke Lokasi Grumbul Kesentingan dalam rangka inventarisasi lahan dan tanaman milik Perhutani yang longsor/rusak.

Baca Juga: Longsor Sirau, Satu Rumah Terancam Ambrol

Hingga Selasa, 5 April 2022 petang jumlah pengungsi 123 jiwa.***

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: BPBD Cilacap

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X