Vaksinasi Membatalkan Puasa? Ini Kata Ketua MUI Purbalingga

- Senin, 4 April 2022 | 12:32 WIB
KH Roghib Abdurrahman  (dok)
KH Roghib Abdurrahman (dok)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Sebagian masyarakat masih khawatir bahwa vaksinasi akan membatalkan puasa, karena mereka menilai memasukkan benda ke tubuh akan membatalkan puasa.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purbalingga, KH Roghib Abdurrahman menegaskan, vaksinasi tidak membatalkan puasa. Sebab proses memasukkan benda cair ke tubuh melalui alat suntik.

Baca Juga: Ini Dia Pantun Jawa atau Parikan Menunggu Waktu Berbuka Puasa Karya Presiden Geguritan Wanto Tirta

Menurutnya, dalam ilmu fikih, salah satu hal yang membatalkan puasa adalah memasukkan benda ke dalam tubuh baik itu makanan maupun cairan melalui lubang yang ada di tubuh antara lain hidung, mulut, telinga, dubur dan mata.

Baca Juga: Menag Yaqut Larang Pegawai Kemenag Adakan dan Ikuti Buka Puasa, Sahur Bersama dan Open House Idulfitri

"Kalau vaksin kan memasukkannya lewat jarum. Jadi tidak membatalkan puasa. Kecuali habis vaksin lalu minum obat parasetamol, itu baru batal puasanya," katanya.

Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir batal puasa karena mengikuti vaksinasi. Terlebih lagi vaksinasi bertujuan untuk meningkat imunitas dan menjaga tubuh lebih sehat dari virus Covid-19.

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X