Menjadi Desa ODF, Rempoah Mendapat Penilaian Positif

- Senin, 4 April 2022 | 07:04 WIB
MELAKUKAN PENILAIAN : Penilai dari Provinsi Melakukan Penilaian Terhadap Kondisi Desa Rempoah pada Selasa 31 Maret 2022.(SM Banyumas/Dok MG04)
MELAKUKAN PENILAIAN : Penilai dari Provinsi Melakukan Penilaian Terhadap Kondisi Desa Rempoah pada Selasa 31 Maret 2022.(SM Banyumas/Dok MG04)

 

BANYUMAS – Tim Penilai dari Provinsi Jawa Tengah melakukan penilaian terhadap capaian ODF (Open Defecation Free) atau  gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden pada Kamis 31 Maret 2022 pekan lalu. 

Ketua penggerak PKK Kecamatan Baturaden, dr Nurul Eka Santi saat ditemui pada Kamis 31 Maret 2022 mengatakan bahwa tujuan penilaian ini adalah untuk mengetahui bagaimana capaian ODF di Desa Rempoah. Selain itu, juga untuk mewujudkan Kabupaten Banyumas sebagai kabupaten sadar ODF.

“Dari 30 rumah warga yang dinilai semuanya memiliki jamban dan tidak ada temuan warga yang buang air besar sembarangan,” kata Santi.

Baca Juga: Ini Keutamaan Salat Tarawih dari Malam Kesebelas hingga Malam Keduapuluh Ramadan, Riwayat Ali bin Abi Thalib

Santi menambahkan sudah tidak adanya warga yang buang air besar sembarangan merupakan hasil dari edukasi yang telah dilaksanakan terhadap masyarakat selama ini.

Edukasi dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan sampai dengan tingkat masyarakat.

 “Kami semua dan saya pribadi berharap masyarakat dapat tetap mempertahankan perilakunya untuk tidak buang air besar sembarangan.” pungkas Santi.

Baca Juga: Ini Keutamaan Salat Tarawih dari Malam Pertama hingga Malam ke-10 Ramadan, Riwayat Ali bin Abi Thalib

Dalam penilaian yang dilakukan Tim Penilai Provinsi, Desa Rempoah mendapatkan hasil yang positif.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X