Belum DIketahui Penyebab Ribuan Ikan Mati di Sungai Serayu

- Minggu, 3 April 2022 | 04:54 WIB
PETUGAS Dinas LIngkungan Hidup Kabupaten Banyumas mengambil sampel air di Bendung Gerak Serayu di Kebasen Jumat 2 April 2022 sore.(SM Banyumas/Dok)
PETUGAS Dinas LIngkungan Hidup Kabupaten Banyumas mengambil sampel air di Bendung Gerak Serayu di Kebasen Jumat 2 April 2022 sore.(SM Banyumas/Dok)

 

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Menindaklanjuti kematian ribuan ikan di Sungai Serayu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas ambil tindakan turun untuk mengambil sampel air Serayu pada Sabtu 2 April 2022 pagi. 

Seperti diketahui, kematian ribuan ikan di Sungai Serayu diketahui pada Jumat 1 April 2022. 

Kejadian ini membuat heboh masyarakat setempat di sepanjang aliran Sungai Serayu, mulai dari Banjarnegara, Purbalingga hingga Banyumas.

Baca Juga: Rilis Lagu Baru 'As It Was', Harry Styles Ungkap Sumber Inspirasi Lagunya

Mereka panen ikan di sungai besar yang membelah wilayah Banyumas Raya atau Banyumas bagian selatan tersebut.  

Kepala DLH kabupaten Banyumas Ir Junaidi MT, pagi ini mengambil sample air di sungai Serayu kompleks Bendung Gerak Serayu

DLH melaksanakan tugas pengawasan Lingkungan Hidup di wilayah kabupaten Banyumas.

Baca Juga: BLT Minyak Goreng Akan Disalurkan ke Penerima BPNT, PKH dan PKL Penjual Gorengan

Junaidi mengatakan belum dapat diketahui secara pasti penyebab kematian ribuan ikan hari Jumat sore hari 3 April 2022 namun DLH berkewajiban mengecek sample air agar dapat diketahui penyebabnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X