Polresta Banyumas Damaikan Perseteruan PSHT dan LSM Sakti

- Jumat, 4 Maret 2022 | 16:03 WIB
DAMAI : Kapolresta Banyumas, Dandim Banyumas, bersama Ketua PSHT dan LSM Sakti saling bersalaman menandai telah terjadi perdamaian antara yang berseteru dan kasus diselesaikan secara profesional oleh polisi. (SM/Sigit Oediarto)
DAMAI : Kapolresta Banyumas, Dandim Banyumas, bersama Ketua PSHT dan LSM Sakti saling bersalaman menandai telah terjadi perdamaian antara yang berseteru dan kasus diselesaikan secara profesional oleh polisi. (SM/Sigit Oediarto)

Dari Satreskrim sudah mengidentifikasi pelakunya dan melakukan pengejaran.

"Polisi sudah menyampaikan proses penanganan atas kejadian malam Rabu kepada massa PSHT yang kumpul di GOR. Pukul 23.00 massa sudah kembali dan dikawal. Tapi saat dalam pejalanan massa berpencar dan kumpul kembali yang kemudian melakukan tindak pidana antara lain penganiayaan dan perusakan sekretariat LSM Sakti," kata Kapolresta.

Baca Juga: PTM Seratus Persen Tunggu Perkembangan Covid-19

Oleh karena melakukan tindak pidana, kata Edy Sitepu, Kapolresta dan Dandm melakukan langkah-langkah kepolisian dengan amankan 181 orang.

Saat ini mereka sedang dalam proses klarifiikasi. Mereka merupakan anggota PSHT yang berasal dari Kabupaten Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Pemalang, Kendal, Brebes, Purbalingga dan Kebumen.

"Dari 181 yang diamankan terdiri atas 174 laki-laki dan 7 perempuan. Ke-181 orang juga sudah dilakukan swab antigen. Hasilnya ada yang 7 positif. Dengan ada yang positif, ini yang dikhawatirkan. Polresta saat ini berjuang memutus mata rantai," imbuhnya.

Baca Juga: Sosialisasi Pemilu 2024, KPU Banjarnegara Manfaatkan Podcast

Akan tetapi ketujuh orang yang positif itu tidak tahu apakah melakukan kontak erat dengan yang 174 orang lainnya atau tidak.

Walau yang 171 negatif, tapi perlu dilakukan pemeriksaan lagi lima atau tiga hari ke depan, apakah ada yang positif atau tidak. Untuk yang 7 positif sudah diantar ke rumah karantina di Baturraden untuk proses isolasi.

Kapolresta menambahkan untuk mereka yang diamankan masih berproses dan sebagian besar masih anak-anak sekolah. Setelah dilakukan pendataan, yang terkait tindak pidana akan proses lanjut.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X