Mulai 1 Maret 2022, Banyumas Berlakukan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Saat Belanja

- Minggu, 27 Februari 2022 | 20:02 WIB
Karyawan Alfamart membagian body bag, atau tas go green kepada masyarakat yang ada di depan Alun-alun Purwokerto pada Minggu 27 Februari 2022.( SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
Karyawan Alfamart membagian body bag, atau tas go green kepada masyarakat yang ada di depan Alun-alun Purwokerto pada Minggu 27 Februari 2022.( SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com- Selasa 1 Maret 2022 akan menjadi tanggal dimulainya pemberlakuan larangan penggunaan kantong plastik saat berbelanja di pasar dan atau pertokoan di Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Junaidi menyatakan saat ini volume produksi sampah plastik dari masyarakat makin membeludak dan belum seluruhnya terkelola. 

Bahkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pengelola sampah sebagai garda terdepan pengelolaan sampah masyarakat di Kabupaten Banyumas juga kewalahan menghadapi membeludaknya volume sampah plastik ini. 

Baca Juga: Gencarkan Sosialisasi Larangan Belanja Pakai Kantong Plastik, DLH Banyumas, Alfamart, SM Turun Bersama

"Sementara Banyumas tak punya TPA (tempat pembuangan akhir sampah), makanya mau tidak mau kita bersama harus mengurangi sampah plastik ini," jelasnya saat aksi pembagian tas go green atau tas ramah lingkungan kepada masyarakat bersama Alfamart dan Suara Merdeka Banyumas di Alun-alun Purwokerto dan Pasar Minggon GOR Satria Purwokerto, Minggu 27 Februari 2022. 

Dijelaskan Junaidi, untuk memaksimalkan pengurangan sampah plastik inilah, implementasi Peraturan Bupati nomor 14 tahun 2019 akan terus digencarkan.

Larangan penggunaan kantong plastik saat berbelanja akan mulai dilaksanakan Selasa 1 Maret 2022 mendatang. 

Baca Juga: PKS Jawa Tengah Teguhkan Wajah Partai Islam Rahmatan Lil 'Alamiin

"Tentunya nanti dalam praktiknya akan ada retensi ataupun penolakan dan sebagainya. Namun hal ini akan terus dilakukan karena memang semakin hari, semakin banyak sampah plastik yang tak terolah," katanya. 

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X