Gencarkan Sosialisasi Larangan Belanja Pakai Kantong Plastik, DLH Banyumas, Alfamart, SM Turun Bersama

- Minggu, 27 Februari 2022 | 18:55 WIB
BAGIKAN TAS GO GREEN: Karyawan Alfamart membagikan tas go green ataubtas ramah lingkungan kepada pedagang di Alun-alun Purwokerto pada Minggu 27 Februari 2022, untuk mendukung sosialisasi larangan penggunaan kantong plastik di Kabupaten Banyumas yang akan diberlakukan mulai 1 Maret 2021.(SM Banyumas/Susanto)
BAGIKAN TAS GO GREEN: Karyawan Alfamart membagikan tas go green ataubtas ramah lingkungan kepada pedagang di Alun-alun Purwokerto pada Minggu 27 Februari 2022, untuk mendukung sosialisasi larangan penggunaan kantong plastik di Kabupaten Banyumas yang akan diberlakukan mulai 1 Maret 2021.(SM Banyumas/Susanto)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama pihak terkait termasuk kalangan swasta terus menggalakkan edukasi dan sosialisasi larangan penggunaan kantong plastik saat berbelanja. 

Hal itu dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Alfamart dan Suara Merdeka Banyumas dengan turun dan membagikan tas go green atau tas ramah lingkungan kepada masyarakat di Pasar Minggon GOR Satria Purwokerto dan Alun-alun Purwokerto pada Minggu 27 Februari 2022.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, Junaidi mengatakan aksi ini dilaksanakan dalam rangka pengurangan produksi sampah plastik di Kabupaten Banyumas.

Baca Juga: PKS Jawa Tengah Teguhkan Wajah Partai Islam Rahmatan Lil 'Alamiin

"Latar belakang kegiatan ini adalah karena timbunan sampah di Kabupaten Banyumas. Setiap hari sedikitnya ada 5-15 ton sampah plastik yang baru bisa diolah.

Karena Banyumas tidak punya TPA, jadi mau tidak mau sampah plastik yang ada harus kita kurangi. Jadi hari ini kita mencoba untuk memnyerikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk memulai meninggalkan platik dalam kehidupan sehari-hari. 

"Jadi kami berterimakasih kepada Alfamart yang sudah peduli terkait dengan pengurangan palstik yang ada di Banyumas. Pemerintah daerah sudah ada Peraturan Bupati Banyumas nomor 14 tahun 2019 terkait pengurangan sampah plastik.

Baca Juga: BNPB: 6.002 Pengungsi Gempa Bumi, Mayoritas di 35 Titik Pasaman Barat

Namun memang sampai hari ini implementasinya masih kurang sehingga kami mencoba menyosialsiasikan kembali dengan timbunan plastik tidak semakin meningkat. Makanya mulai 1 Maret 2022 akan mulai dilaksanakan serentak," katanya. 

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jembatan Lopasir Penghubung Adisara-Karanglewas Longsor

Minggu, 27 November 2022 | 05:59 WIB

Ormas Agama Mulai Galang Dana Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Jambret HP yang Sudah Beraksi Belasan Kali Ditangkap

Selasa, 22 November 2022 | 11:15 WIB

Dampak Longsor dan Banjir Luapan Gumelar Masih Ditangani

Selasa, 22 November 2022 | 09:37 WIB
X