Literasi Digital Agar Jadi Budaya di Kalangan Pendidik

- Jumat, 25 Februari 2022 | 09:47 WIB
 LITERASI: Asisten Administrasi Umum Sekda Budi mewakili Bupati membuka workshop. (SM/Arief Noegroho)
LITERASI: Asisten Administrasi Umum Sekda Budi mewakili Bupati membuka workshop. (SM/Arief Noegroho)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga Karsono berharap agar pengembangan bahan ajar berbasis literasi digital bisa menjadi budaya di kalangan pendidik.

"Mudah-mudahan ini menjadi budaya. Karena memang ke depan pembelajaran kan yang dibutuhkan bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan seefektif mungkin tetapi dengan hasil yang sangat luar biasa. Lebih-lebih ini di tengah pandemi covid," katanya.

Karsono mengatakan hal itu usai menjadi pembicara dalam Workshop Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Digital Untuk Membentuk Karakter Mandiri dan Berwawasan Global di OR Graha Adiguna, Kamis 24 Februari 2022.

Baca Juga: Polisi Tangani Temuan Kerangka di Nusakambangan

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Dan yang lebih penting lagi nanti ada tindak lanjut di berbagai madrasah yang mengikuti," katanya dalam kegiatan yang diadakan oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) MTs Muhammadiyah Purbalingga itu.

Ketua K3M MTs Muhammadiyah Purbalingga Dedi Priyantoro mengatakan, workshop diikuti 60 guru MTs Muhammadiyah dan MTs Ushriyah.

Kegiatan dilaksanakan pada 24-26 Pebruari dan 1 Maret dibuka Bupati diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Budi Susetyono.

Baca Juga: Petani Panembangan Buktikan Minapadi Menguntungkan

"Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dan kompetensi guru MTs Muhammadiyah dan Ushriyah dalam mengembangkan bahan ajar berbasis literasi digital dan pengembangan teknologi pembelajaran agar pembelajaran efektif dan menyenangkan,” katanya.***

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X