Sopir Angkutan Barang Banjarnegara Minta Kelonggaran ODOL

- Selasa, 22 Februari 2022 | 17:32 WIB
PROTES ODOL: Sejumlah sopir angkutan barang di Banjarnegara meminta kelonggaran aturan over dimension over load (ODOL) untuk kendaraan pengangkut sayur-mayur dan hasil pertanian lain  dalam aksi damai di Dinas Pehubungan Banjarnegara.( SM. Banyumas/Castro Suwito)
PROTES ODOL: Sejumlah sopir angkutan barang di Banjarnegara meminta kelonggaran aturan over dimension over load (ODOL) untuk kendaraan pengangkut sayur-mayur dan hasil pertanian lain  dalam aksi damai di Dinas Pehubungan Banjarnegara.( SM. Banyumas/Castro Suwito)
BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com – Sopir angkutan barang di Kabupaten Banjarnegara melayangkan keberatan terkait penerapan aturan over dimension over load (ODOL).
 
Mereka meminta kelonggaran aturan tersebut khususnya untuk transportasi sayur-mayur.

Salah satu sopir, Doni Indraswara mengatakan, ketentuan ODOL tersebut sangat memberatkan bagi para sopir.

Baca Juga: Album Spirits Of Mysticism Kin666dom Mewarnai Konsistensi Band Santet

Karena ongkos transportasi biasaya dihitung berdasarkan bobot muatan. Jika dilakukan pembatasan, pendapatan dari sekali angkut akan menurun.

“Sementara untuk menaikkan biaya transportasi juga akan berdampak pada  pedagang pengirim dan pedagang pembeli di pasar tujuan.

Tentu ini juga akan berdampak pada harga beli di tingkat petani,” katanya, usai audiensi dengan Dinas Perhubungan Banjarnegara dan Satlantas Polres Banjarnegara, Selasa 22 Februari 2022.

Baca Juga: Soal Minyak Goreng, Dinperindag Banyumas: Stok Masih Ada, Tidak Perlu Panic Buying

Dia juga meminta kelonggaran terkait pemasangan terpal penutup muatan atau tajuk yang biasanya dipasang membentuk segitiga ke atas.

Menurut aturan hal itu sudah menyalahi batasan dimensi, padahal pemasangan model seperti itu untuk melindungi muatan terutama sayuran dan hasil pertanian.  

“Kalau kendaraan semuanya sudah sesuai standar. Cuma tambahan tajuk ini untuk memberikan ruang udara agar tidak cepat busuk, selain itu saat hujan air cepat turun tidak ngendon,” terangnya.

Baca Juga: MUI : Edaran Menag Soal Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dam Musala Sejalan dengan Ijtima' Ulama

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

15.000 Bibit Pohon Ditanam di Dataran Tinggi Dieng

Minggu, 8 Januari 2023 | 21:45 WIB

SICB Kerahkan Anggota Bantu Bersihkan Pasar Darurat

Minggu, 8 Januari 2023 | 21:40 WIB

Polres Banjarnegara Ringkus Begal Taksi Online

Selasa, 3 Januari 2023 | 07:41 WIB

Ganjar Pranowo Kick Off 29 Desa Antikorupsi

Sabtu, 17 Desember 2022 | 05:57 WIB
X