Dua Kelompok Warga yang Sempat Bentrok di Cilacap, Sepakat Tempuh Jalan Damai

- Kamis, 17 Februari 2022 | 10:39 WIB
 Perwakilan dua kelompok warga, yang dipertemukan Polres Cilacap, sepakat berdamai. (SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)
Perwakilan dua kelompok warga, yang dipertemukan Polres Cilacap, sepakat berdamai. (SM Banyumas/Gayhul Dhika Wicaksana)
 
CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com- Dua kelompok warga yang sempat bentrok di sekitar Jalan Menur, Kelurahan Sidakaya, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jumat 11 Februari 2022 lalu, sepakat berdamai. 
 
Kesepakatan damai, dicapai kedua kelompok warga, setelah Polres Cilacap mempertemukan kedua kelompok warga. 
 
Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro SIK MH menjelaskan meski sempat terjadi bentrokan, namun situasi dapat segera dikendalikan sehingga pada saat bentrokan, maupun pasca bentrokan, kondisi tetap aman dan kondusif. 
 
"Kejadian bentrok tersebut antara kelompok warga Jalan Menur dengan warga komplek pelabuhan sampai saat ini masih kita selidiki apa yang menjadi penyebab  masalahnya," tuturnya. 
 
Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan musyawarah kekeluargaan dan saling meminta maaf dan dituangkan dalam surat kesepakatan bersama.
 
Surat kesepakatan itu, menyebutkan bahwa kedua belah pihak menyadari bahwa kejadian itu karena kesalahpahaman.
 
 
Kedua belah pihak, juga sepakat untuk biaya pengobatan warga  yang menjadi korban akan diobati oleh masing-masing pihak dan kerugian materiil seperti kerusakan motor dan lainnya akan ditanggung oleh masing- masing pihak. 
 
Adapun  usai bentrokan di sejumlah media sosial beredar informasi maupun foto hoax dari pihak yang tidak bertanggungjawab.
 
Unggahan itu antara lain berupa foto korban bentrokan dengan kondisi kepala tertancap senjata tajam. Namun pihak kepolisian, dalam pernyataan resminya memastikan hal itu adalah hoax. 
 
 
Perwakilan dari salah satu kelompok tersebut, Edi Santoso juga mengonfirmasi bahwa gambar yang beredar adalah hoax. Sebab menurutnya dalam bentrokan itu tidak ada korban dengan luka berat. 
 
"Korban hanya luka ringan, gambar yang beredar hoax," tegasnya, Selasa 15 Februari 2022.
 
Ia menjelaskan, permasalahan itu telah diselesaikan, dan kedua pihak juga sudah berdamai.
 
 
Menurutnya, penyebab bentrokan itu hanyalah karena kesalahpahaman. Ia juga membantah jika bentrokan terjadi karena permasalahan togel. 
 
"Itu tidak terkait ormas, di Kabupaten Cilacap ormas selalu bersinergi, dan kondisi Cilacap dari dulu damai, aman, nyaman, " ucap pengusaha yang juga Ketua Lintas Ormas dan LSM Cilacap itu.***
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gasak Dua Motor, Pencuri Bergitar Dibekuk Polisi

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:47 WIB

Patroli Satpol PP Cilacap Jaring PGOT dan Anak Punk

Kamis, 19 Januari 2023 | 09:59 WIB
X