Dukung PTM  Berjalan Aman dan Lancar, Perstibi Salurkan Alkes Cegah Covid-19

- Rabu, 22 Desember 2021 | 07:04 WIB
 
PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Meski masa pandemi mulai mlenadai, namun ancaman penyebaran Covid-19 di Indonesia masih mungkin terjadi, mengingat varian baru Covid-19 kini masih berlangsung. Sehingga proses pembelajaran tatap muka (PTM) maupun pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) yang tengah berjalan masih membutuhkan perhatian banyak pihak.
 
Atas kondisi tersebut,  Yayasan Putera Harapan Banyumas dan 80 sekolah yang terhimpun dalam Perkumpulan Sekolah Nasional 3 Bahasa se-Indonesia (Perstibi) tergugah menyalurkan berbagai alat kesehatan (alkes) prokes Covid-19 melalui pemerintah.
 
Ketua Perstibi sekaligus Ketua Yayasan Putera Harapan Banyumas  Yudi Sutanto mengatakan, Pu Hua School Purwokerto bersama sekolah Perstibi, seperti Pahoa Tangerang, Sekolah Budi Utama Yogyakarta dan sekolah lainnya merasa terpanggil untuk memberikan bantuan peralatan pendukung PTM.
 
 
“Kami bursama dengan 80 sekolah yang tergabung dalam Perstibi bergotong-royong mengumpulkan berbagai peralatan pendukung PTM,” kata Yudi, Selasa 21 Desember 2021..
 
Bantuan beruapa 1.600 thermogun, 22 ribu masker  dan 200 stel baju APD lengkap ini disalurkan melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, riset dan Teknologi.  Bantuan itu diterima  Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Jumeri. 
 
"Bantuan itu sudah kami salurkan 15 Desember lalu melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, riset dan Teknologi Republik Indonesia di Jakarta. Setelah diterima,  dari kementarian  langsung mendistribusikan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan,"ujarnya.
 
 
Menurutnya,  kepedulian ini dilakukan sebagai dukungan kepada sekolah-sekolah yang ada di Indonesia agar dapat melaksanakan PTM secara aman dan lancar. Bantuan yang disalurkan itu, dikumpulkan dalam waktu dua minggu.
 
Dia menjelaskan, bantuan dibagi untuk wilayah Banten tersebar 240 thermogun, 3.300 masker dan 30 APD.  Kemudian untuk wilayah Jawa Barat sebanyak 475 thermogun, 6.600 masker dan 60 APD. 
 
Selanjutnya untuk wilayuah Jateng  sebanyak 320 thermogun, 440 masker dan 40 APD. 
 
 
"Dari total terdistribusi tersebut, sisanya akan disebar di wilayah sekolah-sekolah yang terdampak bencana, antara lain Lumajang, Jawa Timur," terang Yudi.
 
Atas bantuan tersebut, Jumeri mengatakan, bantuan dan kepedulian dari organisasi seperti Perstibi ini sangat bermanfaat mengingat jumlah sekolah di Indonesia mencapai 200 ribu lebih dan memiliki masalah serupa terkait pola ajar daring menuju kondisi normal baru. 
 
“Semoga langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak lagi organisasi untuk mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia,”katanya.
 
 
Selain menyalurkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekolah yang tergabung dalam Perstibi dengan pemerintah untuk saling bersinergi menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi muda Indonesia yang siap melaju membawa kemajuan negeri. ***
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Terus Dorong Masyarakat Pahami Konsep Mitigasi

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:37 WIB

Jembatan Lopasir Penghubung Adisara-Karanglewas Longsor

Minggu, 27 November 2022 | 05:59 WIB

Ormas Agama Mulai Galang Dana Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Jambret HP yang Sudah Beraksi Belasan Kali Ditangkap

Selasa, 22 November 2022 | 11:15 WIB

Dampak Longsor dan Banjir Luapan Gumelar Masih Ditangani

Selasa, 22 November 2022 | 09:37 WIB
X