Mengaku Persit, NRS Diamankan Setelah Tipu Korbannya Hingga Ratusan Juta

- Selasa, 7 Desember 2021 | 12:31 WIB
PERSIT PALSU : Didampingi penasehat hukumnya, NRS perempuan asal Purbalingga (tengah) yang mengaku sebagai anggota Persit diamanknan dan diperiksa di Sat Reskrim Polresta Banyumas karea diduga menipu, Minggu (5/12/2021). (SM Banyumas/dok) )
PERSIT PALSU : Didampingi penasehat hukumnya, NRS perempuan asal Purbalingga (tengah) yang mengaku sebagai anggota Persit diamanknan dan diperiksa di Sat Reskrim Polresta Banyumas karea diduga menipu, Minggu (5/12/2021). (SM Banyumas/dok) )

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Perempuan bernama NRS (33) warga Purbalingga yang melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota Persit (persatuan istri TNI AD), diamankan anggota Sat Reskrim Polresta Banyumas Minggu (5/12/2021).

NRS yang kini dalam proses penyidikan dan Sat Reskrim, diduga telah menipu korban bernama Ifti (33) warga Purwokerto Barat.

Korban telah menyerahkan uang hingga Rp 250 juta untuk proses menjual tanah miliknya di Cikarang, Bekasi.

Baca Juga: Terbaru Erupsi Gunung Semeru, 15 Meninggal Dunia, 27 Hilang, 1.707 Orang Mengungsi

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman L Hakim melalui Kasat Reskrim Kompol Berry ST mengatakan korban mau menyerahkan uang hingga ratusan juta karena pelaku mengiming-imingi memnerikan keuntungan yang besar.

Namun keuntungan yang dijanjikan ternyata bohong karena pelaku tidak memiliki tanah di Bekasi.

Berry menjelaskan kejadian tersebut bermula pada sekitar bulan Juni 2021 sampai dengan bulan September 2021,pelaku NRS (33) berpura pura kepada korbannya Ifti mengaku memiliki tanah di Cikarang Bekasi dan akan menjualnya.

Baca Juga: Usai Erupsi Gunung Semeru, Lombok Barat Dilanda Banjir, 404 KK Terdampak

Akan tetapi pelaku beralasan kesulitan menerima uang dalam jumlah besar karena pelaku mengaku sebagai ibu Persit yang tidak bisa menampung uang dalam jumlah banyak.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Blokade Jalan ke TPA Gunung Cunil

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:35 WIB

Guru di Banyumas Mulai Terima Vaksin Booster

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:04 WIB

Konservasi Lahan Kritis dan DAS Tak Boleh Berhenti

Senin, 17 Januari 2022 | 23:09 WIB
X