Diduga Memeras dan Menganiaya Korbannya, Empat Debt Collector Diamankan Polresta Banyumas

- Selasa, 16 November 2021 | 23:44 WIB
JALANI PEMERIKSAAN: Tersangka dugaan pemerasan dan penganiyaan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banyumas, Senin, 15 November 2022. (SMBanyumas/ istimewa)
JALANI PEMERIKSAAN: Tersangka dugaan pemerasan dan penganiyaan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banyumas, Senin, 15 November 2022. (SMBanyumas/ istimewa)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Empat orang debt collector (DC) diamankan Satuan Reskrim Polresta Banyumas, Senin, 15 November 2021.

Mereka diduga memeras dan menganiaya korbannya.

Peristiwa tersebut terjadi di pinggir jalan di depan sebuah rumah makan yang terletak di Desa Karangsalam Kidul Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas pada hari Jumat 12 November 2021 lalu.

Keempat debt collector, KRT (33) warga Kecamatan Sokaraja, AK (37) warga Kecamatan Ajibarang, HP (35) dan OK (34) warga Kecamatan Karanglewas dilaporkan oleh korbannya sendiri yaitu Rahmat (44) warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan dan Pemerasan Bermodus Kencan Ditangkap, Gunakan Akun Mantan Pacar untuk Cari Korban

Mereka berupaya mengambil atau menguasai satu unit kendaraan yang sedang dikuasai oleh korban secara paksa.

Tindakan itu juga tidak sesuai dengan prosedur mekanisme eksekusi yang benar.

Eksekusi dilakukan dengan cara memaksa dan melakukan kekerasan baik terhadap orang maupun terhadap barang.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman L Hakim melalui Kasat Reskrim Kompol Berry menyampaikan, saat peristiwa tersebut terjadi, para terduga pelaku yaitu KRT beserta tiga orang terduga pelaku lainnya berupaya mengambil atau ingin menguasai mobil Mitsubishi Pajero Sport yang sedang dikuasai oleh pelapor Rahmat.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Blokade Jalan ke TPA Gunung Cunil

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:35 WIB

Guru di Banyumas Mulai Terima Vaksin Booster

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:04 WIB

Konservasi Lahan Kritis dan DAS Tak Boleh Berhenti

Senin, 17 Januari 2022 | 23:09 WIB
X