Kembangkan Desa Anti Politik Uang, Bawaslu Cilacap Bidik Warga Tritih Lor

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:12 WIB
Peserta Rakor Pengembangan Desa Anti Politik Uang di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap berdiskusi dengan pemateri, Rabu 27 Oktober 2021. (SMBanyumas/Gayhul Dhika)
Peserta Rakor Pengembangan Desa Anti Politik Uang di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap berdiskusi dengan pemateri, Rabu 27 Oktober 2021. (SMBanyumas/Gayhul Dhika)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Bawaslu Cilacap mengembangkan Desa Anti Politik Uang di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas kedaulatan dalam proses demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cilacap Bachtiar Hastiarto mengatakan, kesadaran masyarakat atas kedaulatan yang dimiliki dalam proses demokrasi terbilang masih rendah.

Salah satu pemicunya, lanjut dia adalah minimnya pengetahuan rakyat mengenai demokrasi, pemilu, dan pengawasan pemilu.

"Oleh karena itu melalui kegiatan Pembentukan Kelurahan/Desa Anti Politik Uang seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam Pemilu/Pilkada," ucapnya, pada rapat koordinasi Pengembangan Desa Anti Politik Uang, Rabu, 27 Oktober 2021.

Dengan demikian, lanjutnya, partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu/Pilkada akan meningkat.

Baca Juga: Kaderisasi Pengawas Pemilu Partisipatif, Bawaslu Libatkan Pramuka

Kondisi itu diharapkan membuat asas pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil) serta demokratis dapat tercapai.

Sementara itu Kepala Desa Tritih Lor Sujud mengatakan, Desa Tritih Lor menjadi wilayah dengan daftar pemilih tetap (DPT) terbesar di Kecamatan Jeruklegi.

Oleh karena itu, wilayahnya rentan mengalami praktik politik uang baik dalam pemilihan legislatif, maupun eksekutif.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X