Lokasi Tanah Longsor yang Akibatkan Balita Meninggal Dunia Sulit Diakses

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:58 WIB
Lokasi jalan menuju Dusun Sidakarya Punggelan Banjarnegara menuju lokasi rumah teetimoa longsor dan balita meninggal dunia Kamis 21 Oktober 2021 (SM Banyumas/dok)
Lokasi jalan menuju Dusun Sidakarya Punggelan Banjarnegara menuju lokasi rumah teetimoa longsor dan balita meninggal dunia Kamis 21 Oktober 2021 (SM Banyumas/dok)
BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com- Lokasi tanah longsor di Dusun Sidakarya, Desa Mlaya Kecamatan Punggelan, Kamis 21 Oktober 2021 sore menimbun sebuah rumah warga hingga mengakibatkan seorang balita meninggal dunia dilaporkan sulit terakses.

Hal itu disampaikan  oleh tim penanggulangan bencana alam Banjarnegara yang menuju lokasi Kamis petang. 

Untuk menuju ke lokasi sangat sulit karena medan dan juga banyak terjadi longsoran di sepanjang akses menuju lokasi kejadian. 
 
 
Apalgi dilaporkan, akibat longsor tersebut kondisi sambungan listrik terputus hingga malam ini. 
 
Tim yang terlibat dalam evakuasi antara lain BPBD, Koramil Punggelan, Polsek Punggelan, Pemerintah Desa Mlaya, Destana Mlaya, Tagana, PMI, Banser, RAPI, dan warga setempat

Usai kejadian, Tim BPBD Banjarngara langsung menuju lokasi dan segera melakukan asesmen kejadian.

Baca Juga: Agar Tak Ada Kasus Serupa, Dokter Tirta Minta Kasus Rachel Vennya Dituntaskan

Dilaporkan untuk rumah yang tertimpa longsor hanya mengalami kerusakan ringan.

Sedangkan kebutuhan mendesak untuk korban bencana antara lain bantuan makanan, material bangunan.  

Sebelumnya diberitakan bencana itu terjadi ketika hujan  deras yang mengguyur wilayah Banjarnegara sekitar pukul 15.30.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Mlaya dan sekitarnya mengakibatkan tebing setinggi 4 meter dan panjang 6 meter mengalami longsor.

Material longsor menimpa rumah Afiyati (23).

Saat kejadian, Afiyati sedang terlelap tidur bersama adiknya GA (3).

Baca Juga: Peringati Hari Santri, Menag Minta Santri Percaya Diri

“Akibat kejadian itu, GA meninggal dunia sedangkan Afiyati mengalami luka ringan pada lengan kanan,” kata Andri.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

15.000 Bibit Pohon Ditanam di Dataran Tinggi Dieng

Minggu, 8 Januari 2023 | 21:45 WIB

SICB Kerahkan Anggota Bantu Bersihkan Pasar Darurat

Minggu, 8 Januari 2023 | 21:40 WIB

Polres Banjarnegara Ringkus Begal Taksi Online

Selasa, 3 Januari 2023 | 07:41 WIB

Ganjar Pranowo Kick Off 29 Desa Antikorupsi

Sabtu, 17 Desember 2022 | 05:57 WIB
X