Beban APBD Banyumas Tahun 2022 Minus Bupati Surati Mendagri

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:31 WIB
Bupati Banyumas,  Achmad Husein (SM/instagram Achmad Husein)
Bupati Banyumas, Achmad Husein (SM/instagram Achmad Husein)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Penerimaan dana alokasi umum ( DAU) tahun anggaran 2022 semua daerah di Jateng, termasuk Banyumas mengalami penurunan.

Padahal pada tahun yang sama, harus menyiapkan anggaran cukup besar untuk penerimaan CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian khusus (P3K).

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono mengatakan, plot penerimaan DAU untuk Banyumas tahun 2022, turun sampai Rp 42 miliar lebih dari total penerimaan sekitar Rp 1,3 triliun.

Baca Juga: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Berdemokrasi, KPU Purbalingga Gelar Kursus Pemilu

"Saya lihat DAU untuk di Jawa Tengah tidak ada yang naik, dan saya yakin semua daerah
menjerit, karena semuanya turun.

Di Banyumas untuk membayar gaji CPNS dan P3K baru sekitar Rp 144 miliar, sehingga minus sekitar Rp 100 miliar," katanya, Kamis 14 Oktober 2021.

Menurutnya, beban belanja pegawai baru sekitar Rp 144 milir itu, untuk membayar gaji CPNS dan P3K baru sebanyak 2,230 orang, dimana anggarannya harus sudah disiapkan lebih dulu.

Baca Juga: Anggota DPR RI Nilai PTM Penting untuk Jaga Kualitas Pendidikan

Karena kondisi APBD yang tidak seimbang (minus) ini, kata dia, Bupati sudah melayangkan
surat kepada Menteri Dalam Negeri, untuk meninjau kembali penerimaan DAU tahun 2022,
seimbang dengan beban yang dikeluarkan.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukseskan Vaksinasi, Pemerintah Desa Libatkan RT-RW

Selasa, 23 November 2021 | 14:13 WIB
X