Angka Kematian Akibat Covid 19 di Banyumas Terus Menurun, Ini Penyebabnya

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 23:16 WIB
PAKAI APD: Tim Pemulasaraan jenazah di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap memakai APD saat memakamkan jenazah warga yang positif Covid-19.  (SMBanyumas/istimewa)
PAKAI APD: Tim Pemulasaraan jenazah di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap memakai APD saat memakamkan jenazah warga yang positif Covid-19. (SMBanyumas/istimewa)

 

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Setelah mencapai puncak kasus tertinggi pada Juli 2021 lalu, angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Banyumas terus mengalami penurunan.

Selama periode Juli 2021 lalu, angka kematian mencapai 777 kasus.

Jumlah ini merupakan catatan yang tertinggi selama pandemi.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, jumlah terus menurun pada bulan berikutnya, Agustus 2021.

Baca Juga: Jateng Tertinggi Angka Kematian Harian Covid-19, Jabar Tertinggi Penambahan Kasus Positif

Saat itu tercatat total 366 jiwa yang meninggal dunia.

"September juga menurun drastis, sebanyak 74 orang meninggal dunia, dan hingga tanggal 10 Oktober ini sebanyak 4 orang meninggal dunia," ujar dia, Minggu, 10 Oktober 2021.

Bupati menjelaskan, angka kasus kematian sejak Maret 2020 hingga Oktober 2021 berjumlah 1.923 orang dinyatakan meninggal dunia karena virus Corona.

Baca Juga: Bentuk Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Tingkat Kecamatan, BPBD Banjarnegara: Penanganan Lebih Cepat

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukseskan Vaksinasi, Pemerintah Desa Libatkan RT-RW

Selasa, 23 November 2021 | 14:13 WIB
X