Nahkoda Kapal Pengayoman IV Ternyata Pernah Diingatkan untuk Taati SOP Pelayaran

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 18:18 WIB
Kapal Basarnas Cilacap dan Polair berusaha mendekati Kapal Pengayoman IV yang tenggelam di Perairan Nusakambangan, Cilacap, Jumat 17 September 2021. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
Kapal Basarnas Cilacap dan Polair berusaha mendekati Kapal Pengayoman IV yang tenggelam di Perairan Nusakambangan, Cilacap, Jumat 17 September 2021. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Nahkoda Kapal Pengayoman IV yang terbalik dan tenggelam di perairan Nusakambangan, Cilacap ternyata sudah pernah diingatkan untuk menaati SOP pelayaran.

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro mengatakan, berdasarkan penyelidikan, SA nahkoda kapal yang tenggelam tersebut sudah pernah diperingatkan untuk mematuhi standard operating procedure (SOP) pelayaran.

Adapun SOP pelayaran yang dimaksud di antaranya mengurus izin berlayar dan menyediakan pelampung pada kapal untuk keselamatan penumpang.

"Nakhoda merupakan nakhoda asli Kapal Pengayoman IV. Dari hasil penyelidikan nakhoda sudah beberapa kali diingatkan terkait dengan SOP," ungkap Kapolres, kepada wartawan, Jumat, 8 Oktober 2021.

Baca Juga: Jadi Tersangka, Nakhoda Kapal Pengayoman IV Ternyata Langgar SOP Pelayaran

Temuan pelanggaran SOP pelayaran ini, menjadi bukti penetapan SA sebagai tersangka.

Polisi menyatakan, saat ini berkas penyidikan sudah dikirimkan ke kejaksaan.

"Semoga dalam waktu dekat kasus bisa P21 dinyatakan lengkap oleh kejaksaan," tutur Kapolres.

Insiden Kapal Pengayoman IV yang terbalik dan tenggelam di perairan Nusakambangan ini terjadi pada Jumat 17 September 2021 lalu.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Benda Asing Menyala, Jatuh Menembus Atap Rumah Warga

Selasa, 30 November 2021 | 07:06 WIB

Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Dipantau

Rabu, 24 November 2021 | 13:18 WIB

150 Nelayan Cilacap Dapat Program Pemberdayaan Nelayan

Kamis, 18 November 2021 | 14:02 WIB
X