Jadi Tersangka, Nakhoda Kapal Pengayoman IV Langgar SOP Pelayaran

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 18:13 WIB
BARANG BUKTI: Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro menunjukkan barang bukti terkait kasus terbalik dan tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di perairan Nusakambangan, Jumat, 8 Oktober 2021.  (SMBanyumas/Gayhul Dhika )
BARANG BUKTI: Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro menunjukkan barang bukti terkait kasus terbalik dan tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di perairan Nusakambangan, Jumat, 8 Oktober 2021. (SMBanyumas/Gayhul Dhika )

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Nahkoda Kapal Pengayoman IV, berinisial SA menjadi tersangka atas kasus terbalik dan tenggelamnya kapal Pengayoman IV karena melanggar standard operating procedure (SOP) pelayaran.

Kapolres Cilacap, AKBP Eko Widiantoro mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui, SA, melakukan pelanggaran beberapa SOP terkait pelayaran.

"Pelanggaran SOP salah satunya, saat nahkoda akan berangkat ke tujuan, tidak melakukan SOP pengecekan kelayakan kondisi kapal," ucapnya di hadapan para awak media, Jumat, 8 Oktober 2021.

Selain itu, menurutnya, nakhoda juga tidak memiliki izin berlayar, serta tidak melapor pada syahbandar.

Baca Juga: Nahkoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap, Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kemudian, lanjut Kapolres, dari sisi keselamatan yaitu tidak tersedianya pelampung pada kapal.

Kondisi itu menyebabkan penumpang tidak dapat menyelamatkan diri saat terjadi kecelakaan.

"Saat ini penyidikan tahap 1, berkas sudah di kirim ke kejaksaan. Semoga dalam waktu dekat kasus bisa P21 dinyatakan lengkap oleh kejaksaan," tutur Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kondisi bangkai kapal saat ini masih menunggu upaya evakuasi.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Dipantau

Rabu, 24 November 2021 | 13:18 WIB

150 Nelayan Cilacap Dapat Program Pemberdayaan Nelayan

Kamis, 18 November 2021 | 14:02 WIB
X