Kompaknya Babinsa dan Petani di Cilacap, Gropyokan Tikus Jelang Musim Tanam

- Selasa, 28 September 2021 | 10:29 WIB
RIBUAN TIKUS: Petani dan anggota TNI berhasil mendapatkan ribuan ekor tikus, saat gropyokan tikus di areal persawahan Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Minggu 26 September 2021. (SMBanyumas/istimewa)
RIBUAN TIKUS: Petani dan anggota TNI berhasil mendapatkan ribuan ekor tikus, saat gropyokan tikus di areal persawahan Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Minggu 26 September 2021. (SMBanyumas/istimewa)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Menjelang persiapan masa tanam (MT) 1, Oktober mendatang, Gapoktan Dadi Makmur bersama petani dan Babinsa Sarwadadi menggelar gropyokan tikus di areal persawahan Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Minggu 26 September 2021.

Kades Sarwadadi, Amin Muzaki mengatakan, kegiatan gropyok tikus bukan hanya sekedar untuk mencapai tujuan yaitu membasmi hama tikus, namun kegiatan yang melibatkan berbagai pihak mulai dari Babinsa, PPL, PPOT dan para petani menjadi simbol soliditas dalam mendukung dunia pertanian.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini. Kami berharap dengan adanya gropyok tikus akan mampu membasmi hama tikus sehingga para petani lebih tenang dalam mempersiapkan masa tanam yang akan dimulai bulan oktober ini," ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Kompak, Babinsa Karangpucung Bersama Warga Kerja Bakti Buka Jalan 

Dalam kesempatan itu, Babinsa Sarwadadi Serka Sodirin menjelaskan, kegiatan gropyok tikus bertujuan untuk mengurangi serangan hama pengganggu tanaman berupa hama tikus yang meresahkan para petani.

"Adapun pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi 15 Kelompok, dengan teknis pelaksanaan dibagi di masing-masing kelompok. Untuk alatnya menggunakan alat sederhana berupa kompor tikus, gas 3 kg, cangkul dan alat lain yg bisa digunakan untuk membasmi hama tikus di sawah," jelasnya.

Lebih lanjut, kegiatan gropyok tikus diharapkan dapat maksimal guna membasmi tikus yang saat ini jumlahnya sangat banyak.

Apabila dibiarkan, lanjutnta hama tikus ini akan berpotensi merusak tanaman padi yang dapat berujung gagal panen.

Baca Juga: Polisi Bantah Tangkap CPMI yang Bentangkan Poster Saat Kunjungan Jokowi di Cilacap

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Benda Asing Menyala, Jatuh Menembus Atap Rumah Warga

Selasa, 30 November 2021 | 07:06 WIB

Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Dipantau

Rabu, 24 November 2021 | 13:18 WIB

150 Nelayan Cilacap Dapat Program Pemberdayaan Nelayan

Kamis, 18 November 2021 | 14:02 WIB
X