Jokowi Diminta Tarik Pemecatan 56 Pemberhentian Pegawai KPK

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:57 WIB
G30STWK GELAR AKSI: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan 30 September Tes Wawasan Kebangsaan (G30STWK) gelar aksi menuntut penarikan pencopotan 56 pegawai KPK di depan alun-alun Purwokerto, Sabtu 25 September 2021.(SM Banyumas/ Susanto)
G30STWK GELAR AKSI: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan 30 September Tes Wawasan Kebangsaan (G30STWK) gelar aksi menuntut penarikan pencopotan 56 pegawai KPK di depan alun-alun Purwokerto, Sabtu 25 September 2021.(SM Banyumas/ Susanto)



PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Sekitar 50 orang mahasiswa gabungan dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam aksi Gerakan 30 September Tes Wawasan Kebangsaan (G30STWK) menggelar demonstrasi di depan Alun-Alun Purwokerto, Sabtu 25 September 2021, menuntut Presiden Joko Widodo menarik pemecatan 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Peserta aksi juga menuntut Presiden RI Joko Widodo untuk mencopot Firli Bahuri dan komisioner KPK lainnya yang dinilai tidak berintegritas dalam memberantas korupsi.

Koordinator Lapangan Aksi G30STWK Purwokerto, Bagus Hadi Kusuma mengatakan aksi ini diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, UIN Saifuddin Zuhri atau UIN Saizu, Universitas Peradaban Bumiayu, HMI, IMM, FMN dan BEM Fakultas Unsoed.

Baca Juga: Hari Pertama Uji Coba Ganjil Genap di Jalur Baturraden, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

"Rencananya akan ada aksi regional dan kita juga akan turut membersamai aksi nasional di Jakarta pada 27 September 2021 mendatang," katanya.

Dalam aksi tersebut juga dilaksanakan orasi dari perwakilan dari mahasiswa yang menyoroti kasus korupsi yang masih marak terjadi termasuk Korupsi Bantuan Sosial oleh Mantan Menteri Sosial RI, Juliari Batubara dan korupsi lainnya.

Mahasiswa juga berharap semua pihak turut bergerak dan mendukung upaya pemberantasan korupsi di segala lini, di tengah upaya sejumlah pihak yang disinyalir berusaha melemahkan lembaga antirasuah tersebut. 

Baca Juga: Bupati Banyumas Prediksi Pemekaran Banyumas Tahun 2030

KPK punya pekerjaan rumah yang cukup banyak dalam memberantas korupsi, apalagi baru-baru ini juga ditangkap sejumlah pejabat mulai dari oknum Bupati, DPR RI dan lainnya yang disebut mahasiswa sebagai maling negara.

Terbaru, Jumat, 24 September 2021, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin ditangkap karena tersangkut kasus dugaan suap terkait penanganan perkara korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X