Bencana Alam Tanah Longsor Paling Banyak, Berapa Kerugiannya?

- Kamis, 23 September 2021 | 15:07 WIB
SIAGA BENCANA: Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Laksono, didampingi unsur Forkompimda meninjau kelengkapan peralatan siaga bencana usai apel kesiapsiagaaan dalam rangka antisipasi bencana alam di wilayah Kabupaten Banyumas, di Kodim 0701 Banyumas, Kamis 23 September 2021 (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
SIAGA BENCANA: Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Laksono, didampingi unsur Forkompimda meninjau kelengkapan peralatan siaga bencana usai apel kesiapsiagaaan dalam rangka antisipasi bencana alam di wilayah Kabupaten Banyumas, di Kodim 0701 Banyumas, Kamis 23 September 2021 (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas hingga September 2021 paling banyak tanah longsor.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencacat, kejadian bencana alam periode Januari hingga September 2021 mencatat 217 kejadian dengan total kerugian material Rp 1,1 miliar.

Dari data tersebut, bencana tanah longsor sebanyak 101 kejadian, menyusul banjir 10 kejadian, kebakaran 45 kejadian, angin kencang 58 kejadian, dan kecelakaan air 3 kejadian.

Kejadian bencana alam tersebut jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (Januari-September 2020) cenderung turun.

Jumlah bencana dari Januari hingga September 2020 tercatat 374 kejadian. Sedangkan total kejadian hingga Desember 2020 mencapai 690 kejadian dengan kerugian material sebesar Rp 3,3 miliar.

Baca Juga: Ini Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Cuaca Ekstrem di Masa Pancaroba

Kepala BPBD Kabupaten Banyumas, Titik Puji Astuti mengatakan bencana alam yang perlu diwaspadai pada musim hujan yaitu tanah longsor, banjir dan angin kencang.

Adapun daerah rawan longsor terdapat di 16 kecamatan, meliputi Kecamatan Gumelar, Lumbir, Pekuncen, Wangon, Ajibarang, Cilongok, Kedungbanteng, Patikraja, Banyumas, Somagede, Tambak, Kemranjen, Kebasen, Purwojati, Sumpiuh dan Karanglewas.

Kemudian wilayah rawan banjir terdapat di enam kecamatan, meliputi Kecamatan Banyumas, Kemranjen, Sumpiuh, Tambak, Kalibagor dan Lumbir.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Covid-19 Melandai, Purbalingga Uji Coba PTM

Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:46 WIB
X