Cegah Klaster Baru, Bupati Tiwi: Perlu Perbayak Rapid Test Antigen di Sekolah

- Rabu, 22 September 2021 | 17:46 WIB
PENERIMAAN PENGHARGAAN VIRTUAL: Bupati Purbalingga Tiwi saat mengikuti penghargaan KLA dan Menteri PPPA secara virtual, Kamis (29/7/2021). (SMBanyumas/dok)
PENERIMAAN PENGHARGAAN VIRTUAL: Bupati Purbalingga Tiwi saat mengikuti penghargaan KLA dan Menteri PPPA secara virtual, Kamis (29/7/2021). (SMBanyumas/dok)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mengatakan, Pemkab Purbalingga akan memperbanyak pelaksanaan rapid test antigen di sekolah.

Hal itu dilakukan setelah munculnya ledakan kasus paparan virus Covid-19 di Kecamatan Mrebet, yakni para siswa di SMPN 4 Mrebet dan SMPN 3 Mrebet.

"Hari ini kita ada testing swab antigen di SMKN 1 Bukateja. Dari 250 siswa alhamdulillah negatif semua. Ke depan kita akan perbanyak testing seperti ini," katanya, Rabu, 22 September 2021. 

Baca Juga: Menelusuri Misteri Penyebab Ledakan Kasus Covid-19 pada Dua Sekolah di Mrebet

Menurutnya, karena adanya lonjakan kasus, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Purbalingga, semua ditunda terlebih dahulu.

Pihaknya juga akan membuat peraturan yang lebih rigrid lagi untuk pelaksanaan PTM.

"PTM untuk sementara waktu kita tunda dulu sambil kita melakukan testing-testing dan sampling-sampling terhadap anak-anak sekolah," katanya.

Pihaknya juga berupaya untuk terus mempercepat proses fase vaksinasi.

Baca Juga: Ketua DPRD Purbalingga: Ada Sekolah Kucing-Kucingan Gelar PTM

Selain untuk lansia, vaksinasi juga akan diprioritaskan bagi para guru dan anak-anak sekolah.

"Sekolah yang akan PTM paling tidak 50 persen anak-anaknya harus sudah divaksin," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 151 siswa di SMP 4 Mrebet dan SMP 3 Mrebet dinyatakan terpapar positif Covid-19 setelah dilakukan tes usap antigen.

Baca Juga: Muncul Dua Klaster Sekolah di Purbalingga, 151 Siswa Diisolasi Terpusat

Lebih lanjut, Pemkab Purbalingga melakukan tes PCR kepada para siswa tersebut untuk memastikan validitasnya.

Saat ini para siswa tersebut sedang melakukan isolasi terpusat di kedua sekolah itu.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Purbalingga Sabet Juara 3 IDSD dan Krenova

Jumat, 26 November 2021 | 20:20 WIB

Lagi, Penunggak Pajak Rp 44 Juta Disita Kantor Pajak

Jumat, 26 November 2021 | 15:50 WIB

180 Santri Ikuti Vaksinasi Covid-19

Rabu, 24 November 2021 | 13:58 WIB

Lima Rumah Rusak Diterjang Tanah Longsor di Purbalingga

Minggu, 14 November 2021 | 07:27 WIB

Warga Purbalingga Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Jumat, 12 November 2021 | 11:53 WIB
X