Peringati Hari Ozon Internasional, Masyarakat Lereng Slamet Tanam Pohon

- Selasa, 21 September 2021 | 09:03 WIB
Anggota LMDH dari Sunyalangu, Kalisalak dan Baseh saat tanam pohon di sekitar Sungai Sumurup Desa Baseh, Kedungbanteng saat peringatan Hari Ozon Internasional 16 Septembe 2021.(SM Banyumas/DOK)
Anggota LMDH dari Sunyalangu, Kalisalak dan Baseh saat tanam pohon di sekitar Sungai Sumurup Desa Baseh, Kedungbanteng saat peringatan Hari Ozon Internasional 16 Septembe 2021.(SM Banyumas/DOK)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Memperingati Hari Ozon Internasiol setiap tanggal 16 September 2021 lalu, masyarakat sekitar lereng Gunung Slamet bagian selatan mengadakan tanam pohon

Kader Lingkungan sekaligus penyuluh hutan swadaya Kusno mengatakan kegitan tanam pohon ini dilaksanakan di lereng gunung Slamet bagian Selatan petak 52e-1 dan 53b hutan pangkuan LMDH Wana Lestari desa Baseh kecamatan Kedungbanteng, KRPH Karanggandul, BKPH Gunung Slamet Barat, KPH Banyumas Timur. 

"Ozon ini peting sebagai tabir surya alami pencegah masukkanya sinar ultraviolet yang berbahaya bagi bumi. Selain itu ozaon juga mengurangi gas beracun di udara yang letaknya 10-40 kilometer di atas bumi," katanya.

Baca Juga: Hasil Latih Tanding PSCS Cilacap: Imbang Lawan Badak Lampung FC, Mulai Temukan Celah

Untuk itulah bersama jajaran pejabat di lingkungan KPH Banyumas Timur, warga LMDH Wana Lestari Desa Baseh, LMDH Madyo Laras Desa Kalisalak, LMDH Ardi Kencana desa Sunyalangu dan TNI Polri mengadakan tanam pohon.

"Dengan menanam pohon inilah, diharapkan kita turut serta bisa mengurangi pemanasan global karena suhu bumi bisa tetap dingin karena sinar matahari tak langsung ke permukaan bumi.

Dengan adanya pohon inilah sinar matahari bisa diubah menjadi bahan bakar untuk mengolar klorofil menjadi makanan sehingga oksigen juga bisa dihasilkan untuk kemasalahatan umat manusia," katanya.

Baca Juga: Operator dan Tenaga Pemeliharaan PLTA Mrica Dapat Prioritas Vaksinasi

KSS Perhutanan Sosial KPH Banyumas Timur, Kamso juga mendorong masyarakat untuk bisa mempertahankan kondisi hutan terutama di wilayah pangkuan ini sebagai bagian penting seperti ketersediaan air, oksigen dan keanekaragaman hayati.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X