Pengasuh Pesantren Minta Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Dana Pesantren

- Senin, 20 September 2021 | 10:59 WIB
BERAKTIVITAS: Para santri putri beraktivitas di asrama putri Ponpes Roudlotul Ilmi Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen. (SM Banyumas/FB Yayasan Ar Ridlo)
BERAKTIVITAS: Para santri putri beraktivitas di asrama putri Ponpes Roudlotul Ilmi Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen. (SM Banyumas/FB Yayasan Ar Ridlo)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Sejumlah pengasuh pesantren di Banyumas berharap nantinya ada pendampingan dan pelatihan administrasi dalam implementasi dari UU Pesantren dan Perpres Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021, tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Pengasuh Ponpes Roudlotul Qur'an II Ciwarak, Kecamatan Sumbang, Gus Ahmad Najih Agung mengatakan selama ini pesantren punya kendala administrasi ketika mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Untuk itulah dengan ditekennya Perpres Dana Penyelenggaraan Pesantren, diharapkan ada kebijakan pelatihan dan pendampingan dari pemerintah.

Baca Juga: Bupati Jepara Optimis Tim Sepak Takraw Jateng Raih Emas di PON XX Papua

"Pemerintah jangan dibuat ribet soal administrasi, surat pertanggungjawaban dan lainnya meskipun ini dana hibah.

Jadi kalau bisa, dari pengasuh pesantren atau pengurusnya ada pendampingan hingga pelatihan dalam pengelolaan dana pesantren ini," katanya.

Secara teknis ia berharap Pemerintah Daerah yang merupakan kepanjangan pemerintah pusat dapat melaksanakan jemput bola untuk melayani pesantren.

Baca Juga: Ini Sekilas Profil dan Manfaat Jalan Tol Tegal Banyumas Cilacap

Ia juga berharap ada pengawasan eksternal dari luar yang kompeten dan kredibel
.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

X