Tim BPKP Jateng Audit Anggaran Penyaluran Bansos Sembako 2020, Ada Apa ya?

- Senin, 13 September 2021 | 17:32 WIB
PENGELOLA USAHA TELUR mengemas bantuan telur sebelum dibagikan ke KPM.
PENGELOLA USAHA TELUR mengemas bantuan telur sebelum dibagikan ke KPM.

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan perwakilan Jawa Tengah (BPKP Jateng) ini turun ke Banyumas melakukan audit penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako.

Penyaluran bansos ini kini tengah disidik oleh Polda Jateng.

Tim BPKP melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait dan memeriksa anggaran program yang langsung disalurkan dari Bank Mandiri ke keluarga penerima manfaat (KPM) melalui agen e-warung yang menyediakan komoditas pangan yang ditentukan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdataan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Banyumas, Widarso mengatakan, BPKP melakukan pemeriksaan dan klarifikasi ke pihak-pihak terkait sudah beberapa minggu ini. Jadwalnya disesuaikan dengan kebutuhan audit.

Baca Juga: Volume Kentang Telur Berkurang, KPM Penerima Bansos BPNT Lapor ke Polresta Banyumas

"Tim BPKP melakukan audit dana bantuan sosial sembako ini sudah tiga minggu atas permintaan Polda Jawa Tengah. Yang diaudit sebenarnya tidak hanya terkait Bansos sembako, tapi ada yang audit rutin untuk program atau kegiatan lain," kata Widarso kepada wartawan, Senin, 13 September 2021.

Menurutnya, khusus audit dana bantuan sosial sembako menindaklanjuti permintaan penyidik Polda.

Selain audit dana bansos auditor BPKP juga melakukan audit aset desa.

Mereka yang dimintai keterangan atau klarifikasi, mulai dari agen e-warung, pemasok komoditas sembako, tenaga kesejahteraaan sosial kecamatan (TKSK), pihak Dinsospermades dan KPM (sampel).

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X