Fakta Anak Bunuh Ibu Kandung di Cilacap dengan Parang, Polisi: Motifnya Sakit Hati

- Kamis, 9 September 2021 | 18:06 WIB
DIHADIRKAN: Tersangka pembunuhan ibu kandung, RS (23) dihadirkan dalam konferensi pers, di halaman Polres Cilacap, Kamis 9 September 2021  (SMBanyumas/ Gayhul Dhika)
DIHADIRKAN: Tersangka pembunuhan ibu kandung, RS (23) dihadirkan dalam konferensi pers, di halaman Polres Cilacap, Kamis 9 September 2021 (SMBanyumas/ Gayhul Dhika)


CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Polres Cilacap berhasil mengungkap motif dari aksi sadis anak bunuh ibu kandung sendiri dengan parang.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi, mengatakan dari hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka RS (23), insiden pembunuhan dilatarbelakangi oleh tersangka yang merasa emosi.

"Tersangka mengaku emosi karena jarang diajak ngobrol, sering diomelin, walau sudah membantu jualan bubur tapi seperti tidak dianggap, sehingga tega membunuh ibunya sendiri," ungkap Kapolres saat menggelar konferensi pers, Kamis, 9 September 2021.

Hal yang membuat miris, pada saat kejadian korban sempat memberikan perlawanan.

Baca Juga: Warga Cilacap Geger, Ibu Penjual Bubur Dibunuh Anak Kandung dengan Parang

Awalnya korban akan ditusuk menggunakan pedang samurai, karena korban melawan, korban kemudian dibekap dari belakang, lalu tersangka mengambil sebilah parang di dapur untuk membunuh korban.

Adapun mengenai kondisi kejiwaan tersangka, lanjut Kapolres sejauh ini belum ada laporan pelaku pernah menjalani pengobatan atau terapi kejiwaan.

Bahkan, lanjutnya selama pemeriksaan juga tersangka bersikap kooperatif.

"Sampai saat ini yang bersangkutan masih terbawa emosi, untuk konseling akan kita laksanakan, masih ada pemeriksaan dengan konsultan," tuturnya.

Baca Juga: Mayat Laki-laki di Rel Kereta Api, Ternyata Korban Pembunuhan 

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Siswa Terpapar Covid, PTM di Cilacap Jalan Terus

Selasa, 28 September 2021 | 22:17 WIB
X